Berita

Satma IPK Demo UKPBJ Asahan

ASAHAN, FaseBerita.ID – Kepala Unit Layanan Pengadaan (Ka ULP) barang dan jasa Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dinas PUPR) diduga melakukan sejumlah pungutan liar (Pungli) terhadap sejumlah peserta pemenang lelang tender proyek untuk memuluskan proses pemenangan lelang di Dinas PuPR Kabupaten Asahan.

Hal itu diungkapkan Muhamad Surya selaku ketua koordinator aksi protes Satuan Pelajar dan Mahasiswa Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (Sapma IPK DPD IPK) Kabupaten Asahan di Kompleks Kantor Bupati Asahan tepatnya di depan Kantor Unit Kerja Pengadaan Barang/ Jasa) UKPBJ Kabupaten Asahan Jalan Jend Sudirman nomor 5 Kisaran, Senin (4/11/2019).

Selain itu, kepala ULP dinilai arogan dan dan mengangkangi Peraturan Presiden (Perpres) nomor 16 Tahun 2018.
Dalam sejumlah protes yang diteriakkan Satma IPK juga mendesak Bupati Asahan copot Kadis PUPR Asahan dan Kebag ULP Asahan dan oknum personel Pokja dari jabatannya karena diduga terlibat dalam dugaan tarik menarik kepentingan kantong pribadi dalam melaksanakan proyek infrastruktur di Asahan.

Sapma juga menuding ketidakadilan juga terjadi pada pengusaha jasa kontruksi lokal (Asahan) sebab mengedepankan pemenang proyek dari luar Asahan seperti Medan dengan angka pemenang tender rata rata diatas lima miliar rupiah, sehingga rekanan lokal banyak tidak bekerja.

Sementara itu, Drs Kasian selaku Kepala UKPBJ Asahan saat dikonfirmasi mengatakan, tudingan dan dugaaan harus dibuktikan dengan akurat. Tidak hanya Sapma yang bisa melakukan aksi protes atas tudingan yang menurut mereka benar.

“Nanti kita bicarakan ulang terkait keberatan mereka, lagipula masyarakat luas juga memiliki hak yang sama bila menemukan sejumlah kejanggalan terkait ULP. Udah dulu ya saya mau berangkat ke Jakarta rapat,” ujar Kasian mengakhiri konfirmasi. (cr1/rah)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close