Berita

Sarana Pengendalian Banjir Sungai 24,6 Km akan Rampung

ASAHAN, FaseBerita.ID – Pemerintah Kabupaten Asahan memastikan proyek pembangunan sarana pengendalian banjir di Sungai Asahan sepanjang 24,6 Km, yang dikerjakan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, akan rampung tahun 2019 ini.

Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Asahan H Rahmad Hidayat Siregar SSos MSi kepada wartawan, Jumat (22/3), di kantor dinas setempat. Adapun pengerjaan infrastruktur dibagi menjadi 3 paket.

Pertama, pembangunan tanggul bagian kiri Sungai Suka Raja sepanjang 3 Km, dan pintu air yang dinamai Pintu Pengatur Suka Raja (PPS), wilayah Asahan.

Paket kedua, pembangunan tanggul kiri Sungai Asahan sepanjang 10,8 Km, dan satu unit pintu air yang dinamai Bangunan Pengendali Asahan (BPA), wilayah Asahan. Ketiga, yaitu pembangunan tanggul kiri Sungai Asahan sepanjang 6 Km, dan pintu air BPA, wilayah Kota Tanjungbalai.

“Seluruhnya ada 3 paket proyek yang dilakukan Kementerian PUPR untuk pengendalian banjir Sungai Asahan. Proyek menelan biaya sekitar Rp651 miliar. Diperkirakan, tahun 2019 ini selesai dibangun,” katanya.

Menurut Hidayat, dengan selesainya proyek pembangunan itu, maka masyarakat yang berada di sekitar Sungai Asahan tak perlu lagi khawatir air sungai akan meluap.

Di sisi lain, akses jalan tanggul juga bisa dimanfaatkan masyarakat. Kendati demikian, lanjutnya, Pemkab Asahan berharap agar pembangunan tanggul dilanjutkan mengarah ke hulu Sungai Asahan, tepatnya di bagian kiri, di Kecamatan Simpang Empat dan Teluk Dalam. Kemudian, pembangunan tanggul sebelah kanan Sungai Asahan di Kecamatan Sei Kepayang, dan Pulau Rakyat.

“Dengan pembangunan tersebut, masyarakat Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai yang berada di bagian hilir Sungai Asahan bisa terbebas dari bencana banjir yang hampir rutin dialami setiap tahun,” tandasnya. (per/ahu)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button