Berita

Sambut Natal, Bupati Tapteng Salurkan Tali Asih kepada 8.000 KK

TAPTENG, FaseBerita.ID – Menyambut Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020, Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul berikan tali asih kepada 100 warga di Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) Pandan Resort Pasir Bidang, Distrik/Daerah V di Jalan Zainul Basri Hutagalung, Pandan, Rabu (11/12).\

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya menyampaikan, bahwa tahun ini bantuan tali asih diberikan kepada 8.000 Kepala Keluarga (KK) se-Tapteng, masing-masing keluarga akan menerima bantuan tali asih berupa 5 kg beras, 2 botol sirup, dan uang Rp200.000. Total tali asih yang akan disalurkan, yaitu Rp 1,6 milyar, 40 ton beras, dan 16.000 botol sirup.

“Untuk tahun ini, kita menyalurkan bantuan tali asih kepada masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah, sebanyak 8.000 keluarga. Untuk masing-masing keluarga akan menerima beras sebanyak 5 kilogram, sirup sebanyak 2 botol, dan uang tunai sebesar 200 ribu rupiah,” ujar Bakhtiar.

Bakhtiar juga mengatakan, bahwa bantuan tali asih tersebut diperoleh dari bantuan pribadi Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, dan saudara kita ASN Pemkab Tapteng umat Kristiani, juga berasal dari pihak perusahaan yang berada di Tapteng.

“Untuk bantuan beras dan sirup, ini adalah bantuan dari pihak perusahaan yang berada di Kabupaten Tapanuli Tengah, serta bantuan pribadi Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah. Adapun bantuan uang tunai sebesar 200 ribu rupiah, berasal dari saudara kita ASN Pemkab Tapteng umat Kristiani yang berhasil dikumpulkan oleh Panitia Pelaksana yang diketuai oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Kabupaten Tapanuli Tengah Erwin Marpaung melalui rekening Lembaga Sosial Peduli Kasih sebesar 1,6 milyar rupiah,” tuturnya.

“Jadi semua bantuan ini tidak ada sedikitpun dari APBD Pemkab Tapteng. Kami hanya meminta kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Tapteng ini agar peduli terhadap lingkungannya. Tidak ada gunanya perusahaannya kalau tidak peduli terhadap masyarakatnya,” ucap Bakhtiar.

“Dulu juga ada perusahaan, tapi cukup hanya saudara-saudara yang menjawab, mengapa baru saat ini disalurkan. Jadi hari ini kita salurkan, ada 100 keluarga untuk Kecamatan Pandan,”kata Bakhtiar kepada sejumlah wartawan usai penyerahan tali asih kepada warga.

Pada kesempatan itu, Bakhtiar berharap pada momen menjelang Natal tahun ini, ia mengajak masyarakat untuk saling berbagi dan tidak membuat perbedaan agama menjadi pembatas untuk menjalin pertemanan maupun persaudaraan.

“Mari sama-sama kita berbagi kepada saudara kita, agama tidak membatas kita bersaudara.Jangan jadikan agama sebagai penghalang untuk kita tetap bersaudara, karena itulah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saudara saya ada yang beragama Kristen, mungkin kawan-kawan dan saudara-saudara yang beragama Kristen juga ada yang memiliki saudaranya yang beragama Islam. Jangan batal berteman gara-gara beda agama, jangan batal bersaudara gara-gara beda agama, justru perbedaan itulah yang menyatukan kita dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” harapnya.

“Saya seorang Bupati adalah beragama Islam, dan Wakil Bupati adalah beragama Kristen. Mulai kami memimpin sebagai Bupati dan Wakil Bupati, hal ini telah kami lakukan, baik saat menyambut Hari Raya Idul Fitri, maupun saat menyambut Natal. Memang hal ini tidak seberapa bagi orang kaya, tapi ini akan sangat bermanfaat bagi orang yang membutuhkannya. Saya yakinkan kepada seluruh Pegawai Negeri yang memberikan bantuannya, kami yakin Tuhan pasti akan memberikan gantinya lebih dari itu, tanpa kita ketahui dan tanpa kita sadari bahwa setiap sedekah yang kita berikan dengan penuh keikhlasan itu. Tuhan akan ganti lebih dari itu dengan berlipat-lipat, yang tidak kita ketahui dari mana datangnya karena itu adalah rahasia Tuhan,” pesan Bakhtiar.

Turut hadir dalam penyerahan tali asih itu, Ketua Panitia Natal Erwin Marpaung, Pimpinan Gereja HKI Pandan Pendeta Edwin JP. Simanullang, Camat Pandan Dedy Kurniawan Panggabean, Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Pandan, dan masyarakat penerima bantuan natal. (dh)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button