Berita

Sambut Imlek 2571 di Sibolga, Bersih-bersih Vihara dan Cetya

SIBOLGA, FaseBerita.ID– Tahun Baru Imlek 2571 merupakan perayaan terpenting etnis Tionghoa. Perayaan Tahun Baru Imlek dimulai pada hari pertama bulan pertama yang akan jatuh pada 25 Januari 2020 mendatang.
Biasanya, perayaan Imlek berlangsung sampai 15 hari.

Satu hari sebelum atau saat Imlek, bagi WNI keturunan Tionghoa adalah suatu keharusan untuk melaksanakan pemujaan kepada leluhur, seperti dalam upacara kematian, memelihara meja abu atau lingwei (lembar papan kayu bertuliskan nama almarhum leluhur), bersembahyang leluhur seperti yang dilakukan pada hari Ceng Beng (hari khusus untuk berziarah dan membersihkan kuburan leluhur).

Menurut Ketua Yayasan Vihara Avalokitesvara Sibolga Andri Parlinggoman alias Alok didampingi Sekretaris Margono yang juga Ketua MBI (Majelis Budhayana Indonesia) Kota Sibolga, Senin (13/1), menyampaikan bahwa Imlek tahun 2020 ini jatuh pada tanggal 25 Januari 2020.

“Tema Perayaan imlek tahun 2020 ini mengandung makna tentang menjalin keharmonisan mulai dari kehidupan keluarga, tetangga hingga berbangsa dan bernegara. Sehingga bisa terjalin keadaan yang harmonis, keselarasan dan keserasian dalam kehidupan,” terang Margono.

Menurut keduanya, perayaan Imlek mengandung makna melaksanakan ibadah dan silaturahmi dengan sanak saudara untuk saling memaafkan kekurangan yang telah terjadi di tahun-tahun yang lama, serta berharap di tahun yang baru bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. “Dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2571 ini, Yayasan Vihara Avalokitesvara Sibolga akan melaksanakan beberapa kegiatan, yang pertama membersihkan vihara, sekolah, patung-patung budisatwa, termasuk membersihkan vihara dan 4 cetya di Kota Sibolga. Kegiatan itu akan dilaksanakan mulai tanggal 19 Januari 2020,” terang Andri Parlinggoman.

Menurut dia, vihara yang dimaksud, adalah Vihara Avalokitesvara yang berada di Jalan S Parman serta Vihara Sakya Muni yang berada di Jalan Ahmad Yani Sibolga. Sedangkan 4 Cetya yang dimaksud adalah Cetya Maitreya, Cetya Sakya Muni, Cetya Vihara Avalokitesvara dan Cetya Meta Karona.

“Sedangkan untuk perayaan Imlek pada 25 Januari 2020 akan dilaksanakan kebaktian yang dimulai pukul 08.00 WIB di Vihara Avalokitesvara Sibolga, dilanjutkan tanggal 1 Februari 2020 akan dilaksanakan sembahyang Tuhan Yang Maha Esa pada pukul 24.00 WIB atau lazim disebut sembahyang tebu,” terang Andri dan Margono.
Lanjut dia, untuk puncaknya, akan dilaksanakan malam Cap Gomeh pada 8 Februari 2020. Jadi perayaan Imlek berlangsung selama 15 hari yang diakhiri dengan malam Cap Gomeh. “Kita berharap dengan perayaan Imlek ini, warga Kota Sibolga yang merayakannya diharapkan dapat merayakan secara sederhana dengan penuh kekeluargaan,” terang keduanya.(mis/fe)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button