Berita

Sambut HUT RI, Wartawan dan Dinas Kominfo Asahan Donorkan Darah

FaseBerita.ID – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-75, Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Asahan bersama dengan wartawan menggelar kegiatan sosial donor darah dalam rangka menjaga ketersedian pasikan darah yang semakin berkurang terutama di masa pendemi membuat banyak pendonor khawatir untuk menyumbang darahnya.

“Kegiatan in imerupakan bagian dari instruksi Bupati Asahan kepada seluruh organisasi perangkat daerah untuk melaksanakan kegiatan positif di masyarakat menyambut hari kemerdekaan,” kata Rahmad Hidayat Siregar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Asahan, Rabu (12/8).

Tidak hanya beberapa pegawai dinas setempat, antusias dari beberapa wartawan juga tinggi. Mereka mendonorkan darahnya dalan acara itu. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Asahan, Indra Sikumbang mengatakan pendoroan darah bagus dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh selain membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan.

“Saya juga ucapkan terimakasih kepada rekan rekan wartawan yang hari ini mendonorkan darahnya. Bersama dengan Dinas Kominfo sumbangan darah yang kita donasikan ini mudah mudahan memberikan manfaat kepada sesama,” kata Indra.

Terkait keamanan mendonorkan darah di masa pandemi Covid-19, penanggung jawab pelaksanaan donor darah dr Ade Hariza Harahap menyampaikan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam proses donor darah karena hingga saat ini tidak ada laporan kasus yang menyebutkan bahwa virus yang menyerang sistem pernapasan seperti virus corona, menular melalui transfusi darah atau donor darah.

“Selama prosedur donor darah dilaksanakan seaman mungkin serta tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjalani pengecekan suhu tubuh terlebih dahulu, mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air yang mengalir, menjalani pemeriksaan kesehatan dan menerapkan physical distancing selama prosesnya, donor darah sebenarnya aman untuk dilakukan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala unit transfusi darah RSUD HAMS Subur Hasibuan jelaskan adapun untuk persyaratan dapat menjadi pendonor antara lain, sehat jasmani dan rohani, berusia 17-65 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kg, memiliki tekanan darah dalam batas tekanan sistolik 100-170 mmHg dan diastolik 70-100 mmHg, memiliki kadar Hb normal, tidak menggunakan narkoba, tidak memiliki riwayat penyakit kronis dan tidak mendonorkan darahnya dalam 12 minggu terakhir. (per)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button