Berita

Salahpaham Berkendara, Anggota TNI Dianiaya 4 Orang di Sumedang

FaseBerita.ID – Seorang anggota TNI AD menjadi korban penganiayaan setelah terlibat kesalahpahaman saat berkendara. Empat orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kasus ini bermula saat korban bernama Pratu Muhammad Ashrul mengendarai mobilnya menuju Sumedang dari Kota Bandung. Lalu, mobilnya menyenggol seorang warga yang sedang berjalan kaki di pinggir jalan.

Tak lama kemudian, ia dikejar oleh beberapa orang menggunakan tiga unit motor. Mereka meminta korban berhenti dan turun dari mobil. Setelah itu, korban diduga langsung mendapatkan pukulan. Peristiwa ini pun beredar di media sosial.

Baca juga: Anggota Moge Penganiaya Prajurit TNI jadi 5 Tersangka

Polisi yang mendapat laporan kemudian mengejar orang-orang yang diduga terlibat dalam pemukulan. Akhirnya, empat orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berinisial NM (40) dan ES (62), IR (41) dan SA (40).

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, tersangka melakukan pemukulan dengan tangan kosong hingga menyebabkan lebam di bagian wajah korban.

“Korban mengalami luka memar di bagian wajah sebelah kanan, dan hidung mengeluarkan darah,” kata dia saat gelar perkara di Mapolres Sumedang, Senin (9/10).

Baca juga: Viral di Medsos: Rombongan Moge Keroyok Dua Anggota TNI di Bukittinggi

Para tersangka dijerat Pasal 170 ayat (1) KUH Pidana dan atau Pasal 351 ayat (1) KUH Pidana jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Hasil keterangan dari tersangka, mereka tidak mengetahui korban merupakan anggota TNI karena kondisi di lokasi sudah gelap. “Mereka melakukan (dugaan penganiayaan) secara spontan saja,” tutupnya. (merdeka/fi)

iklan usi



Back to top button