Berita

Sabtu, 23 Nov 2019 KPU Siantar Perkenalkan Maskot Pilkada 2020

SIANTAR, FaseBerita.ID – Sabtu (23/11/2019) Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Siantar akan melakukan launching Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 mendatang.

“Tahapan pemilihan kepala daerah sudah berlangsung. Dan besok (hari ini, red) akan dilakukan launching Pilkada sekaligus memperkenalkan Maskot Pilkada,” Divisi Teknis KPU Siantar Nurbaya Siregar.

Hal ini dilakukan dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar tahun 2020.

Termasuk berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Republik Indonesia (RI) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pematangsiantar tahun 2020.

Launching Pilkada itulah start tahapan pemberitahuan kepada masyarakat, parpol, seluruh Forkopimda. Ini menegaskan bahwa tahapan pilkada 2020 sudah dimulai sekaligus memperkenalkan maskot pilkada. Pilkada akan dilaksanakan tanggal 23 September 2020,” ujarnya.

Dikatakan, kegiatan memperkenalkan maskot pilkada adalah acara seremonial yang dihadiri Komisioner KPU RI dan komisioner provinsi yang akan dilaksanakan di Lapangan Adam Malik. Kegiatan ini akan dibuka dengan tarian tor-tor somba adat Simalungun dan pemberian gotong kepada tamu undangan.

“Di sini akan kita tegaskan untuk menolak money politic,” ujarnya.

Nurbaya menjelaskan, sampai saat ini KPU sudah melakukan sosialisasi keenam sekolah. Mereka memberikan sosialisasi kepada pemilih pemula. KPU Pematangsiantar juga melayani yang mau berkoordinasi.

“Kita ada yang namanya RPP (Rumah Pintar Pemilu). Siapa yang mau berkoordinasi dipersilahkan datang ke RPP KPU yang berlokasi di kantor KPU Siantar. Adapun tujuan kita sosialisasi ke sekolah-sekolah selain mengajarkan pemilu kita juga berharap semoga generasi muda semakin pintar dalam memilih,” terang Nurbaya seraya mengatakan sudah ada tiga tim dari independen yang datang ke mereka untuk melakukan sosialisasi.

Saat disinggung tentang statement yang mengatakan kalau Siantar masuk daftar zona merah dalam pilkada tahun 2020 karena mengacu pada pemilihan walikota sebelumnya, Nurbaya menegaskan, hal itu tidak akan terjadi.

“Saya rasa kalau kesepakatan KPU, Bawaslu, peserta pilkada dan masyarakat mau menjauhi dan memberantas yang namanya money politic, Pilkada

Siantar akan berjalan dengan damai. Kita dari KPU juga gencar melakukan sosialisasi. Terutama kepada pemilih pemula. Untuk mendukung semua itu kita sudah melakukan kegiatan sosialisasi di enam sekolah. Karena generasi muda ini kan labil,” terangnya sembari mengatakan kalau sosialisasi di sekolah pihaknya selalu mengajak kaum muda untuk menjauhi yang namanya money politic. (Mag 04)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close