Berita

Saat Berangkat ke Sekolah, Ayah dan 4 Anak Tertabrak Mobil

FaseBerita.ID – Mobil taksi travel jurusan Sibolga-Medan dengan nomor polisi BB 1478 NG menabrak pengendara sepedamotor di Jalan Sibolga-Tarutung KM 22 Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (3/5) sekira pukul 06.50 WIB.

Informasi yaang diperoleh dari korban Hendri Situmorang (31) di RSU dr FL Tobing Kota Sibolga menyebutkan, saat itu dia sedang membonceng empat anaknya menumpang Honda Vario menuju ke sekolahnya.

“Anak saya 4 orang di boncengan, Tiga di antaranya akan saya antar ke sekolahnya di SDN 152989 Mardame I. Sedangkan yang paling kecil minta ikut mengantarkan abang dan kakaknya ke sekolah,” terang Hendri.

Saat akan sampai di sekolah anaknya, sambungnya, dia melihat 1 unit mobil taksi dari arah Tarutung menuju Sibolga sudah lari jalur atau keluar dari lintasannya di sebelah kiri.

“Melihat hal itu, saya mencoba menghindar dengan cara menambah kecepatan sepedamotor saya, meskipun akhirnya bagian depan mobil itu menabrak belakang sepedamotor yang saya kendarai,” jelasnya.

Tak ayal, sambungnya, dia bersama keempat anaknya terjatuh dan terpental, sehingga mengakibatkan 3 dari 4 anaknya mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya. “Bahkan salah seorang anak saya akan dirujuk ke Medan untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik lagi. Lokasi kecelakaan itu hanya berjarak sekitar 15 meter dari gerbang sekolah anak saya,” ujarnya.

Sejumlah warga yang ditemui di RSU Sibolga menyebutkan, seandainya mobil taksi itu tidak menabrak korban yang mengendari sepedamotor, bisa jadi mobil taksi itu masuk ke dalam jurang yang cukup dalam di sekitar lokasi kejadian.

“Kalau gak ditabraknya kereta itu, bisa saja mobil itu masuk jurang dan seluruh penumpang pasti terancam nyawanya jika hal itu terjadi. Tapi karena kaget menabrak kreta, supirnyanya sempat ngerem mobilnya,” ujar warga.

Informasi dari warga menyebutkan, saat di perjalanan menuju Kota Sibolga, sejumlah penumpang sudah merasa khawatir dengan kondisi supir yang diduga mengantuk.

“Dari cerita penumpang kita dengar, adanya penumpang yang meminta supaya dia menggantikan membawa mobil itu. Namun supirnya menolak dan memilih melanjutkan perjalanan hingga akhirnya terjadi peristiwa tersebut,” jelas warga.

Adapun keempat anak korban yang mengalami luka yakni, Petrus Situmorang (10) yang rencananya akan dirujuk ke Medan, Karin Situmorang (8), Tasya Situmorang (6) dan Reyhan Situmorang (3). (rb)

iklan usi



Back to top button