Berita

RT Tak Dilibatkan Data Warga dan Bagi Sembako

FaseBerita.ID – Anggota DPRD Siantar Netty Sianturi turun langsung ke kantor Kelurahan Kebun Sayur, Rabu (27/5) terkait pengaduan salah satu RT yang mengatakan tidak terlibatnya mereka selama pembagian sembako.

Salah satu RT mengaku selama pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 tidak pernah dilibatkan. Dia mengatakan ketidak transparan kelurahan kepada masyarakat.

“Seharusnya kan kami kelurahan ini yang tau masyarakat sekitar. Dan seharusnya kan kami RT ini yang harus terlibat dalam pembagian sembako ke masyarakat seperti yang di katakan pemerintah pusat,” ujarnya.

Netty Sianturi saat menemui lurah Kebun Sayur Maruli Tua Sihombing menanyakan langsung apa alasan dari dia tidak melibatkan RT dalam pembagian dan pendataan masyarakat yang penerima bantuan baik dari Pemko, provinsi dan Kemensos.

“Ada masyarakat dan juga RT kita yang cerita kepada saya bahwa pak lurah tidak melibatkan RT dalam pembagian dan pendataan sembako kepada masyarakat. Seharusnya kan yang paling berperan itu situasi seperti inikan RT, karena mereka lah yang mengetahui masyarakat sekitarnya,” ujarnya sembari mengatakan agar lurah transparan kepada masyarakat.

Maruli Tua Sihombing mengatakan kenapa tidak melibatkan RT karena kebanyakan RT itu bekerja sebagai gojek, bekerja di luar daerah dan sebagainya. Dia menambahkan kalau yang terlibat itu adalah ketua kepling.

“Banyak RT kita yang bekerja sehingga kita hanya melibatkan ketua kapling 1 dan 2 untuk membagikan sembako dan mendata masyarakat,” ujarnya.

Maruli juga menambahkan sudah melakukan sesuai protokoler pemerintah pusat. Dan sudah transparan kepada masyarakat.

“Kita transparan kok. Buktinya nama-nama yang mendapat itu kita pajang di Mading depan kantor lurah. Dan saat Pembagian itukan kita meminta kepada masyarakat bagi siapa yang terdaftar di PKH maupun BPNT itu agar diberitahukan. Jadi siapa yang double langsung kita coret dan kita ganti dari hasil Musrenbang,” ujarnya sembari mengatakan kalau dinas sosial itu meminta data ke kelurahan jangan mendadak.

Ketua dari partai Gerindra juga menegaskan dan memberikan saran kepada lurah Kebun sayur agar kedepannya lebih transparan lagi dan melibatkan RT karena RT lah yang paling mengenal masyarakat nya.

“Saya meminta kepada pak lurah agar lebih transparan kepada masyarakat. Untuk RT agar dilibatkan karena mereka yang lebih tau masyarakatnya,” ujarnya. (Mag-04)

 



Pascasarjana

Unefa
Back to top button