Berita

RSU Permata Madina Sibuhuan Terus Berbenah Tingkatkan Pelayanan

FaseBerita.ID – Rumah Sakit Umum (RSU) Permata Madina Sibuhuan terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan maupun fasilitas rumah sakit. Dan baru ini, telah tersedia poli mata untuk melengkapi fasilitas pelayanan.

Tak tanggung-tanggung, pengobatan mata maupun operasi mata kini rumah sakit swasta ini telah menggunakan alat modern yaitu Phaco. Melalui alat ini pasien yang  berobat mata tidak perlu harus rawat inap. Karena dengan waktu yang singkat pasien sudah bisa langsung pulang.

“Phaco ini termasuk alat yang cukup modern, untuk pasien yang operasi mata seperti operasi katarak cukup 15 menit saja, pasien sudah bisa pulang,” kata Hendrianto Kabid Umum dan SDM RSU Madina Sibuhuan, Jumat (4/10/2019) lalu di Sibuhuan.

Selain fasilitas poliklinik mata, rumah sakit ini juga kata Hendrianto telah melayani berbagai fasilitas dengan menghadirkan beberapa dokter spesialis.

Diantaranya spesialis Kandungan, Spesialis Bedah, Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Patologi Klinik, Spesialis Patologi Anatomi dan Spesialis Radiologi. Dari seluruh fasilitas dan layanan tersebut, RSU Permata Madina Sibuhuan melayani pasien BPJS.

“Jadi RSU Permata Madina ini melayani pasien BPJS, apakah itu Jamkesmas, Jamsostek, Askes PNS, karena RSU Permata Madina Sibuhuan sudah  melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Hendrianto.

Hendrianto jelas menampik adanya rumor bahwa RSU Permata Madina tidak menerima pasien BPJS. Terlebih status RSU Permata Madina sudah terakreditasi dari KARS. Yang tentunya tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien BPJS dan pasien umum yang berobat di rumah sakit tersebut.

“Bagi kita di rumah sakit ini, pelayanan itu menjadi nomor satu dan diutamakan,” tukasnya.

Dengan adanya alat canggih Phaco ini, diharapkan bisa menambah kenyamanan pasien berobat ke rumah sakit Permata Madina Sibuhuan. Terlebih alat Phaco baru satu-satunya yang ada di Padang Lawas.

“Inilah bentuk komitmen kami melayani pasien, alat modern dan pelayanan prima,” tandas Hendrianto. (tan)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button