Berita

Ribuan Warga Hadiri Takziah Malam Ketiga Meninggalnya Ibunda UAS

ASAHAN, FaseBerita.ID – Meninggalnya ibunda tercinta Ustad kondang Abdul Somad atau sering disapa UAS, Senin (18/3) lalu, menyisakan duka bagi keluarga dan ribuan warga. Mereka merasa sangat kehilangan.

Hal itu dibuktikan dalam kehadiran masyarakat terkhusus umat Islam pada takziah malam ketiga, Kamis (21/3) malam. Ribuan umat menghadiri takziah atas meninggalnya Hj Rohana, ibunda UAS.

Dari pantauan rumah duka di Desa Silau Lama, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan tidak hanya dihadiri masyarakat Asahan, melainkan dari berbagai kabupaten/ kota bahkan Provinsi.

Selain warga, turut hadir pejabat tinggi Provinsi Sumatera Utara yakni Gubsu Edy Rahmayadi, Wakil Gubsu Musa Rajekshah, Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto, Wakil Bupati Asahan Surya Bsc beserta Pejabat Pemkab Asahan dan Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu.

Bahkan, pejabat tinggi Provinsi Riau juga turut hadir yakni Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution. Kemudian salahsatu artis Ibu Kota Arie Untung juga turut meringankan langkahnya untuk memberikan doa sekaligus mengucapkan turut berduka cita kepada UAS.

Baca: Ustadz Abdul Somad: Terimakasih Sudah Mendoakan Emak Saya

Saat takziah berjalan, acara dibuka Arie Untung dan berjalan hikmad. Di lokasi terdapat dua layar lebar agar warga bisa melihat semua.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi wakilnya mengatasnamakan Provinsi Sumatera Utara mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Hj Rohana.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara turut berduka cita atas berpulangnya ibunda Ustad Abdul Somad. Almarhumah merupakan sosok seorang ibu yang berhasil mendidik anaknya yang kini telah menjadi Ustad yang dicintai umat. Bukan hanya di Nusantara, namun sudah mendunia. Sebagai Gunernur Sumatera Utara, saya merasa bangga karena putra terbaik Sumatera Utara khususnya Kabupaten Asahan telah mengharumkan nama Pemprovsu dan Pemkab Asahan,” ujar Edy Rahmayadi.

Dalam kesempatan itu, Ustad Abdul Somad mengucapkan terima kasih kepada Jajaran Kepolisian, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Provinsi Riau, Pemkab Asahan serta seluruh masyarakat Kabupaten Asahan.

Dalam tausyiah Ustad Abdul Somad menyampaikan sosok almarhumah merupakan sosok wanita hebat dan tegas dalam mendidik anak-anaknya, terutama pelajaran ilmu agama khususnya mengaji.

“Omak ku adalah sosok ibu yang tegas terutama dalam bidang ilmu agama. Dari saya kecil hingga sampai saat ia meninggal dunia, saya selalu diberi pembelajaran tentang ilmu agama berupa sedekah. Ajak anak banyak bercerita tentang agama, Ibadah dan Pendidikan,” kata UAS.

UAS juga menceritakan kisah hidupnya dari kecil hingga dewasa semasa bersama ibunya. Almarhumah, katanya sangat teliti dalam mendidik anak khususnya dalam menuntut ilmu agama. Selalu mengajak UAS untuk bersedekah disaat kapan pun.

Diakhir tausyiah selama kurang lebih satu jam itu, UAS sempat mengingatkan kepada seluruh umat Islam, bahwa sebelum orangtua meninggal maka berilah kesan.

“Hanya satu yang saya inginkan sebelum Omak saya pergi. Harusnya ada kesan. Sebelum dia pergi, mestinya kupeluk Omak itu. Tapi ini tak kupeluk dia, tak ku cium dia. Makanya sebelum Omak kalian pergi, peluklah dia, ciumlah keningnya,” ujar UAS langsung terisak dan menangis sambil mengatakan “tak bisa kulanjutkan, terimakasih, wasallam,”. (bay/des)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button