Berita

Ribuan Massa HIMAPSI Ancam Demo Kantor PTPN 4 Medan

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (HIMAPSI) Simalungun berencana melakukan aksi ke kantor Direktur PTPN 4, Medan, Kamis (21/11/2019) sekira pukul 08.00 WIB.

Hal itu disampaikan Ketua HIMAPSI Simalungun Defri K Damanik didampingi Sekretaris Apriando Purba di komplek Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Senin (18/11/2019).

“Surat Pemberitahuan aksi Nomor : 060/DPC-HIMAPSI/SML/XI/2019, Demo hari Kamis sudah kami antar ke Polda Sumut tadi pagi dan tembusannya siang ini akan kami antar ke Polres Simalungun,” ujarnya.

Defri Damanik mengatakan HIMAPSI akan membawa 3000 massa untuk orasi dan konvoi dari Simalungun menuju kantor direksi PTPN 4 Jalan Letjen Suprapto, Medan sampai kantor DPRD Sumut dan Kejaksaan Tinggi Sumut.

“DPC HIMAPSI Simalungun akan unjuk rasa di kantor Direktur PTPN IV, Kamis 21 November dengan massa 3000 orang terdiri dari HIMAPSI Simalungun, Siantar, Medan, Deliserdang dan masyarakat Simalungun,” sebutnya.

Adapun pimpinan aksi Lamhot Rotua Saragih dan Jontara Sihaloho, penanggung jawab, DPP HIMAPSI, Koordinator aksi, Defri Damanik, Jonli Saragih Simarmata, Martin Max Girsang, dan Erwin M Purba.

“Tuntutan kami ada enam. Pertama meminta pertanggungjawaban PTPN 4 yang mengakibatkan banjir di Simalungun tepatnya di Kelurahan Panei Tongah dan Pondok 8, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa yang berasal dari areal PTPN 4 unit kerja di Tanah Jawa dan mengakibatkan jalur penghubung antara Kota Pematangsiantar dengan Simalungun (Tanah Jawa, Hutabayuraja) lumpuh total,” terangnya.

Kedua, HIMAPSI meminta Presiden dan Menteri BUMN meninjau ulang HGU PTPN 4 dan mengembalikan kepada masyarakat.

Ketiga, meminta Presiden dan Menteri BUMN mengembalikan hak-hak masyarakat Simalungun dan mengembalikan PTPN 4 unit Marjandi dari kelapa sawit menjadi kebun teh.

Keempat, mencopot Dirut PTPN 4. Kelima meminta pihak kejaksaan, KPK RI untuk mengaudit keuangan dan program-program bantuan ataupun CSR.

“Keenam, jika Presiden, Menteri BUMN dan Direktur Utama PTPN 4 tidak mendengar keluhan kami maka kami akan menyurati lembaga sawit dunia agar menolak CPO dari PTPN 4,” pungkasnya.

Sayang, ketika masalah ini hendak dikonfirmasi kepada Direktur Utama (Dirut) PTPN 4 Medan Siwipeni, tidak berhasil. Meski terdengar nada aktif, namun yang bersangkutan tidak mau menerima sambungan telepon seluler wartawan. Demikian juga pesan singkat yang dilayangkan juga tidak dibalas. (Mag-05/des)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close