Berita

Riama, Kader JKN Berprestasi dari KC Siantar

SIANTAR, FaseBerita.ID – Tidak terasa program JKN KIS sudah berjalan selama lima tahun. Selama keberlangsungan program ini, tentunya ada sedikit kendala.

Yaitu cukup banyak peserta khususnya dari segmen PBPU (Mandiri) yang belum patuh membayar iuran atau menunggak.

Untuk mengatasi hal tersebut BPJS Kesehatan menggandeng Kader JKN sebagai mitra BPJS Kesehatan dalam hal mengumpulkan iuran, sosialisasi dan edukasi kepada peserta JKN KIS yang menunggak.

Riama Dame Tambunan (38) adalah salah satu sosok kader JKN yang berprestasi dari Kantor Cabang Pematangsiantar.

Ibu satu ini berhasil meraih peringkat II Terbaik Nasional untuk Kategori Pengumpul Iuran Tertinggi periode Triwulan III (Juli-September).

Pencapaian tersebut bisa dikatakan sangat baik, mengingat Riama baru bergabung menjadi Kader JKN sejak April tahun 2019.

Namun dengan pencapaian tersebut tidak membuat Riama cepat puas, tetapi terus giat melakukan kegiatan penagihan demi meningkatnya kolektibilitas iuran, khususnya di wilayah Kantor Cabang Pematangsiantar.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan penagihan iuran, Riama menceritakan sedikit pengalamanya dalam melakukan penagihan iuran di wilayah Jorlang Hantaran Simalungun, Senin (5/11/2019).

“Untuk melakukan penagihan iuran kepada peserta yang menunggak, saya melakukan pendekatan secara kekeluargaan dengan mendengar keluhan dan kendala yang dialami si peserta dalam hal melakukan penagihan iuran. Lalu memberikan solusi kepada mereka agar membayar iuran JKN. Sehingga mereka dapat terhindar dari denda pelayanan dan penonaktifan sebagai peserta JKN,” kata Riama.

Riama mengatakan, upaya untuk melakukan penagihan iuran itu tidaklah mudah. Karena harus menempuh perjalanan selama 2-3 jam perjalanan ke daerah Binaannya di wilayah Nagori Jorlang Hantaran, Kabupaten Simalungun sehingga untuk lama perjalanan Pulang dan pergi dapat mencapai 4 – 6 jam perjalanan.

“Saya kadang mau berangkat pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 12 malam mengingat jauhnya jarak tempuh yang harus dituju ke setiap desanya dan saya berprinsip setiap mengunjungi suatu desa minimal melakukan penagihan kepada peserta minimal 20 KK / Kunjungan,” tambah Riama.

Selain itu Riama mengatakan, untuk mendongkrak pencapaiannya salah satunya dengan menggandeng pejabat di desa setempat untuk berdiskusi terkait permasalahan pembayaran iuran JKN di wilayah binaannya.

“Saya kadang mengajak diskusi Ketua RT dan Ketua RW dengan mengatakan jika nantinya warga di daerahnya menunggak iuran JKN nantinya si peserta tidak akan mendapatkan pelayanan di Fasilitas Kesehatan jika sakit. Dengan begitu kadang si pejabat setempat itu mau membantu saya melakukan edukasi kepada peserta yang menunggak di wilayahnya,” tambah Riama.

Diakhir perbincangan, Riama berharap untuk para kader JKN khususnya yang ada di wilayah kerja KC Pematangsiantar agar maju terus dan tetap semangat. Walaupun perjuangan untuk melakukan penagihan itu tidak mudah.

Namun biarlah kesulitan itu menjadi berkat dana amal ibadah buat kita sebagai Kader JKN. Karena dengan seperti ini, kita dapat membantu negara kita untuk mensukseskan Program JKN-KIS ini agar terus berjalan dengan baik. (rel)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close