Berita

Rencana Minta Gaji Malah Nyuri Kreta

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Remaja berinisial GA (17) warga Jalan Kakap, Kelurahan Pancuran Kerambil, Sibolga Sambas, diamankan dari daerah Batang Toru, Tapanuli Selatan, Minggu (26/1) lalu sekira pukul 14.30 WIB. Itu setelah ia mencuri Honda Sonic BB 4441 NN milik Adi Saputra Hutauruk (22). Diketahui, GA merupakan buruh harian yang bekerja di lokasi usaha korban.

Menurut keterangan Kapolres Sibolga AKBP Triyadi didampingi Kapolsek Sibolga Selatan Iptu Bremer Hulu dan Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, GA mencuri kreta (sepedamotor, red) tersebut dari rumah Adi di Jalan Walet, Kelurahan Aek Parombunan, Sibolga Selatan, Jumat (24/1).

“Menurut keterangan Adi, sekira pukul 20.00 WIB, dia baru selesai mandi, lalu melihat kunci kretanya sudah tidak ada lagi di atas meja. Bukan hanya kunci, tasnya berisi HP, charger dan dompet pun ikut hilang. Kemudian, dia melihat kretanya sudah tidak ada,” kata Sormin menjelaskan keterangan Adi kepada penyidik, Kamis (30/1).

Setelah menerima laporan, Polsek Sibolga Selatan langsung melakukan penyelidikan dan memeroleh informasi kalau kreta tersebut telah dibawa pelaku ke daerah Mandaililng Natal (Madina). Polisi kemudian melakukan pengejaran, namun di tengah jalan, di daerah Batang Toru, Tapanuli Selatan, petugas melihat pelaku dan langsung menangkapnya.

“Petugas melakukan pengejaran. Sesuai informasi yang diperoleh pelaku pergi ke daerah Sinunukan 3, Kecamatan Batang Natal Ranto Panjang Baik, Kabupaten Madina. Pelaku kita tangkap di daerah Batang Toru saat mengendarai kreta tersebut,” ungkapnya.

Kepada penyidik saat dilakukan pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Diterangkannya, saat itu sekira pukul 19.00 WIB, dia datang ke kediaman Adi. Rencananya, ingin meminta gaji.

Saat mau masuk ke rumah, pelaku melihat kreta Adi terparkir di luar. Kemudian, di ruang tamu dia melihat sebuah tas berisi kunci kreta, HP, cahrger dan uang. Tiba-tiba timbul niat jahat pelaku untuk mencurinya.

“Pelaku kemudian menghidupkan kreta dan membawanya ke rumahnya. Pelaku sudah berencana mau membawa kabur kreta tersebut ke luar kota. Diapun mengemasi pakaiannya lalu pergi ke daerah Pandan,” terang Sormin.

Tak sampai di situ, sekira pukul 02.30 WIB, pelaku kembali ke rumahnya, menjemput pakaian yang tadi dikemasnya. Kemudian, pelaku pun berangkat ke Madina. Namun, sekitar 2 hari kemudian, pelaku berencana kembali ke Sibolga. Di tengah jalan, diapun di tangkap polisi.

“Pelaku sempat melarikan diri sewaktu melihat petugas yang berusaha menangkapnya. Namun, berhasil kita amankan,” pungkasnya.

Karena pelaku masih di bawah umur, maka kasus tersebut akan diupayakan diselesaikan secara diversi. Bila tidak terjalin kesepakatan antara pemilik kreta dengan pelaku, maka kasus akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kini, pelaku ditahan di RTP Polsek Sibolga Selatan dan akan dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3e subsider pasal 362 KUHPidana. Dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button