Berita

Rencana Angdes Wajib ke Tanjung Pinggir Memberatkan Sopir

SIANTAR, FaseBerita.ID – Adanya rencana Dishub Siantar akan yang melarang Angkutan Pedesaaan (Angdes) masuk ke inti kota dan harus masuk ke ke terimal Tanjung Pinggir, menimbulkan keresahan bagi para sopir angkutan pedesaan.

Saat diwawancarai di seputaran Pasar Horas, salah soerang supir bermarga Simarmata mengatakan, sebelumnya juga Dinas Perhubungan Kota Siantar sudah pernah mengeluarkan surat edaran agar Angdes wajib masuk ke Terminal Tanjung Pinggir. Namun setelah surat edaran keluar, para sopir tidak ada yang ke Tanjung Pinggir. Alasannya ke Tanjung Pinggir hanya menghabiskan bahan bakar saja (BBM).

“Kita memang sudah disuruh ke Tanjung Pinggir dan sudah ada surat edaran, tetapi Angdes yang lain belum ada ke sana. Setelah seluruh Angdes ke Tanjung Pinggir baru kita ke sana,” ujarnya.

Simarmata yang juga seorang agen Angdes mengungkapkan jika kebijakan itu nantinya diberlakukan maka akan memberatkan para sopir. Sebab jarak ke Terminal Tanjung Pinggir sangat jauh. Dan ini sangat menambah pengeluaran untuk kebutuhan minyak.

“Mungkin kalau Angdes yang dari Jalan Medan tidak masalah karena dekat, tapi bagaimana yang Angdes yang dari Tanah Jawa, Perdagangan maupun dari Raya? Pasti memberatkan,” ujarnya.

Selain itu, pelarangan melintas di inti kota atau menaikkan dan menurunkan sewa juga dinilai memberatkan sopir. Sebab selama ini, mereka mendapat sewa dari pusat kota untuk dibawa ke kampung.

“Kami kesana hanya membakar minyak aja hanya untuk isi absen. Dan kami tidak akan masuk kota lagi jadi ini sangat memberatkan kami. Jadi kami mohonlah kepada pihak terkait agar diberikan pengertian,” harapnya.

Umumnya para sopir angkot ini mengeluh lantaran harus masuk ke Terminal Tanjung Pinggir karena dinilai akan menambah pengeluaran.

Baru-baru ini, Dinas Perhubungan Siantar bersama dengan Organda Simalungun dan perwakilan dari Kementerian Perhubungan (menaungi terminal angkutan) melakukan pertemuan.

Pertemuan itu untuk membahas soal rute Angdes yang masuk ke kota yang tidak bisa lagi melintasi jalan protokol seperti Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka. Kemudian kewajiban Angdes masu ke ke terminal Tanjung Pinggir.

Namun pembahasan ini belum ada keputusan dan masih akan ada lagi pertemuan berikutnya.

Kadis Perhubungan Siantar Esron Sinaga mengatakan adanya pelarangan Angdes masuk ke Inti kota bertujuan mengurai kemacetan di pusat kota yang semakin parah.Saat ini, Angdes masih bebas melintas dari jalan Sutomo dan Merdeka serta memiliki loket di Pasar Horas. (mag04)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close