Berita

Remaja 16 Tahun Hilang di Asahan Diduga Dibawa OTK Naik Becak dari SPBU

FaseBerita.ID – Yuliana, remaja putri berusia 16 tahun warga Kelurahan Binjai Serbangan, Pasar XII, Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, dilaporkan oleh pihak keluarga menghilang sejak Rabu (22/7/2020) pagi.

Terakhir, saat keluar dari rumah ia mengenakan kaos warna merah dan berada di kawasan SPBU simpang Air Joman, dua hari lalu sekitar pukul 09.00 WIB. Hilangnya, wanita ini telah ramai jadi perbincangan warga sosial media setelah akun atas nama Kiki mengaku abang korban mengumumkan kehilangan adiknya di facebook dan telah ratusan kali dibagikan hingga Sabtu (25/7).

“Mohon pantauan nya teman-teman khususnya wilayah kisaran dan sekitar nya, telah hilang adik kami yg bernama Yuliana atau Yuli, yang beralamat di Air Joman, Pasar 12. Menurut keterangan saksi terakhir beliau di bawa tukang becak. Dari semalam pagi belum ada kabar sampai sekarang. korban masih anak di bawah umur dan penglihatannya juga kurang. Mohon info bagi yang menemukan hub 0813-9638-6198,” tulisnya.

Kejadian tersebut, menurut keluarga korban telah dilaporkan ke Polsek Air Joman. Satu satunya petunjuk keberadaan Yuliana warga sempat mengenalinya dan terlihat berbincang dengan seorang pria paruh baya yang diduga sebagai penarik becak. Itu terlihat dari rekaman CCTV yang berada di kawasan SPBU.

Pada rekaman CCTV yang turut dibagikan abang korban di facebook itu, seorang lelaki berusia antara 50-60 tahun mengajak dia mengobrol. Lelaki itu mengenakan topi hitam, baju tangan panjang dan celana berwarna hitam.

Belum bagitu lama keduanya mengobrol, Yuli kemudian tampak menyerahkan ponsel android yang dipegangnya kepada lelaki tak dikenal tadi. Tak lama, mereka pergi bersama sama dengan menumpang becak bermotor.

Ibu Yuli, diketahui bernama Rina mengaku, anaknya itu selama ini tinggal berdua di rumah neneknya sejak setahun terakhir. Ia baru menyadari kehilangan anaknya itu setelah tak menemukan Yuli di rumah neneknya hingga malam hari.

“Neneknya pun gak tahu dia pergi. Gak bilang. Itulah, ada yang lapor ke kami nampak dia terakhir di SPBU.  Kami minta tolong sama orang SPBU untuk carikan rekaman CCTV-nya. Rupanya ada. Dia dibawa laki-laki naik becak. Orang sini juga gak ada yang kenal siapa laki-laki itu,” lirih Rina, sembari berharap bantuan masyarakat untuk mencari keberadaan anaknya tersebut. (per/rah)

 



Pascasarjana

Unefa
Back to top button