Berita

RDP dengan PD Pasar Horas Jaya: DPRD Merasa Dilecehkan Walikota Siantar

SIANTAR, FaseBerita.ID – Tindaklanjut Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan gaji karyawan Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ), DPRD Siantar merasa dilecehkan Walikota Herfiansyah selaku pemilik PD PHJ, Senin (23/12).

Sebelumnya DPRD telah melayangkan surat kepada Walikota pada tanggal 18 Desember 2019. Dalam surat tersebut ada lima tuntutan DPRD sesuai hasil RDP tanggal 17 Desember 2019.

Sekretaris Komisi II DPRD Siantar Netty Sianturi mengatakan, Walikota telah melecehkan DPRD karena tidak mengindahkan undangan yang telah diberikan.

“Walikota telah melecehkan DPRD karena tidak menghargai undangan yang telah diberikan. Begitu juga Badan Pengawas dan Direktur yang hadir hanya satu badan pengawas dan satu direktur,” ujarnya geram.

Hal senada disampaikan Suandi Apohman. Menurutnya hal ini tidak menyenangkan buat anggota dewan karena pihaknya telah mengundang Walikota, tetapi tidak mengindahkan undangan tersebut.

“Kita telah mengundang walikota selaku pemilik, pengawas dan direksi. Akan tetapi yang hadir hanya dua orang. Kita merasa dianggap kecil oleh Walikota,” ujarnya dengan nada tinggi sembari mengatakan kalau RDP tidak ada gunanya dilanjutkan.

Ferry Sinamo, selaku Pemimpin RDP juga mengaku kesal dengan ketidakhadiran Walikota. Ia kemudian menutup rapat dan akan melanjutkan rapat Januari 2020.

“RDP ditutup karena tidak bisa dilanjutkan dan akan digelar kembali Januari 2020. Kita DPRD sangat kecewa dengan tindakan walikota ini. Walikota tidak mengindahkan undangan yang telah diberikan DPRD,” ujarnya sembari mengatakan akan melakukan tindak lanjut pada tanggal 6 Januari 2020. Jika tidak dihadiri sampai tiga kali akan melakukan Hak Interpelasi. (Mag-04)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker