Berita

Ratusan Truk Pengangkut Ikan Dihadang

TAPTENG, FaseBerita.ID – Ratusan truk pengangkut ikan yang berasal dari Aceh dihadang sejumlah orang di Kecamatan Andam Dewi, Kecamatan Sorkam dan Kecamatan Kolang, Sabtu (7/9/2019) lalu sekira pukul 21.30 WIB.

Menurut beberapa sopir truk pengangkut ikan mengatakan bahwa seluruh mobil angkutan yang membawa ikan, mulai dari Banda Aceh, Meulaboh dan Aceh Selatan dihadang sejumlah massa. Diduga ada juga petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan setempat. Saat para awak sopir menanyakan kenapa mereka tidak boleh melewati jalan, penghadang tidak memberikan jawaban yang jelas.

Ironinya, jika para awak sopir bersikeras dan nekat melewati hadangan, truk yang mereka bawa diancam akan dibakar. Akibatnya, para supir truk tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya bisa bertahan di rumah-rumah warga dan warung-warung terdekat.

“Orang-orang yang menghadang tidak dapat memberikan jawaban yang jelas kenapa truk kami distop,” ujar Ermiadi yang diamini Marsal, Fuji dan Rosnal, pengemudi truk ikan lainnya.

Para supir truk ini berharap agar Pemerintah Provinsi Nangroe Aceh Darussalam membantu mereka supaya bisa lewat dan mengirim ikan ke Belawan, Medan. “Pemerintah Aceh harus melayangkan protes kepada Pemerintah Sumatera Utara atas perilaku oknum Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tersebut,” tukasnya.

Penghadangan ratusan truk thermo king asal Aceh yang akan membawa ikan ke Sibolga, Belawan dan Medan ini menuai kontroversi di tengah-tengah masyarakat. Bahkan peristiwa ini sempat menjadi viral di media sosial dalam dua hari belakangan. Ditenggarai, pemblokiran tersebut akan berdampak pada perekonomian masyarakat pesisir Aceh dan semua awak truk.

“Apapun motifnya, pihak terkait harus secepatnya duduk bersama mencari solusi, agar kedua belah pihak tidak bentrok. Ikan itu kan barang berpotensi busuk yang tidak boleh ditahan lama-lama,” ujar A Hasibuan, salah seorang pengamat sosial. di Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (9/8/2019).

Hingga berita ini dikirimkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait. Saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, Kepala Satpol PP Tapteng Jontriman Sitinjak, belum memberikan keterangan. Pun juga saat dihubungi melalui telepon seluler ke nomor 081396976xxx, mantan Camat Pinnagsori ini tidak mengangkat telepon genggamnya. (ztm/int)

Unefa

Pascasarjana

Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close