Berita

Rapat Paripurna Istimewa Peringatan HUT ke-74 Pemkab Tapteng

47,82 Persen Jalan Rusak Telah Ditangani

TAPTENG, FaseBerita.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng tahun 2019 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tapteng, Sabtu (24/8/2019) lalu.

Rapat Paripurna ini dibuka secara resmi Pimpinan DPRD Tapteng Darma Bhakti Marbun didampingi Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul.

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya menyampaikan pencapaian 2 tahun kepemimpinannya di Tapteng seraya menegaskan komitmen untuk memberhasilkan visi dan misi yang telah ditetapkan, yaitu “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah yang Berkarakter, Mandiri, Berakhlak dan Berkeadilan yang Sejahtera”.

“Hari ini 24 Agustus 2019, bersama-sama dengan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah, memiliki makna sebagai ungkapan syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas karuniaNya dalam proses pembangunan yang kita laksanakan terutama dalam 2 tahun kepemimpinan kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Tapanuli Tengah,” ujar Bakhtiar.

Bakhtiar menjelaskan, diawali melihat kondisi Tapteng maka komitmennya dan Wakil Bupati fokus dengan pembangunan infrastruktur jalan yang diyakini dapat mempercepat peningkatan perekonomian daerah, pelayanan kepada masyarakat serta peningkatan aksesibilitas daerah, mengingat Kabupaten Tapteng secara geografis letaknya horizontal di pesisir pantai barat Sumatera Utara dengan panjang jalan yang sangat luas.

“Dengan upaya bersama dalam 2 tahun kepemimpinan kami, jalan yang telah ditangani sebesar 47,82 persen dari jumlah ruas jalan di Kabupaten Tapanuli Tengah yang mengalami kerusakan,” katanya.

“Tentunya kita terus berupaya untuk menangani ruas jalan hingga seluruhnya dalam kondisi mantap. Sejalan dengan hal tersebut, bahwa kebijakan pemerintah pusat sinergi dengan daerah melalui Alokasi Dana Desa dan khususnyadana Kelurahan, dengan segenap upaya kita dalam menarik sumber pendanaan pusat dan provinsi untuk mempercepat mengatasi permasalahan jalan yang membelenggu Kabupaten Tapanuli Tengah selama ini.

Pelayanan publik dari pemerintah daerah harus mampu melayani segenap masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah, sehingga kita mempercepat pembangunan kantor kepala desa dan kelurahan agar pelayanan itu semakin berkualitas dan cepat,” ucap Bakhtiar.

Bakhtiar menuturkan, upaya yang dilakukan di bidang pendidikan dan kesehatan, dimana selain membangun ruang kelas baru, juga memberikan beasiswa kepada putra-putri Tapteng yang berprestasi namun kurang mampu untuk dapat melanjutkan pendidikannya di tingkat SMA hingga kuliah di perguruan tinggi.

“Kita menyadari Sumber Daya Manusia Tapanuli Tengah yang berkualitas adalah faktor kunci untuk dapat melakukan percepatan pembangunan dalam meraih kesejahteraan dan kemajuan Tapanuli Tengah. Di bidang kesehatan, komitmen kita untuk memastikan masyarakat Tapanuli Tengah sehat dan dapat terlayani secara profesional di berbagai fasilitas kesehatan mulai RSUD Pandan, Puskesmas, Pustu hingga Poskesdes dan Posyandu harus dipastikan semakin hari semakin membaik pelayanannya. Di RSUD Pandan, kita telah menyediakan makan gratis kepada tiap satu orang pendamping pasien rawat inap, karena kita tahu pendamping pasien itu telah meluangkan waktu dan kesempatannya untuk berada di sisi pasien tersebut. Tidak hanya pengobatan medis yang dibutuhkan oleh seorang pasien, namun semangat, perhatian dan kasih sayang dari keluarganya atau kerabatnya, semoga bisa mempercepat proses kesembuhannya,” katanya.

“Akreditasi Puskesmas kita dorong untuk mencakup seluruh Puskesmas di Tapanuli Tengah dan kita juga saat ini berjuang untuk akreditasi RSUD Pandan. Jika kita lihat bagaimana kelengkapan sarana dan prasarana di RSUD Pandan ini, hingga kemarin kita telah meresmikan 2 unit gedung perawatan yang baru dan ke depan kita akan melengkapi sumber daya manusia, para dokter spesialis dan kualitas dari paramedik, serta tata kelola manajemen RSUD Pandan. Tampak sebuah optimisme bahwa kita kelak menjadi rumah sakit rujukan di Pantai Barat Sumatera Utara,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bakhtiar juga mengingatkan pentingnya keluarga berencana dalam membentuk keluarga kecil yang sejahtera. Dan di bidang kepemudaan dan olahraga, Bakhtiar menyampaikan apresiasi dan bersyukur dengan berbagai kegiatan olahraga yang dilaksanakan setiap tahunnya beserta pembinaan yang dilakukan oleh KONI dan Dinas Pora, para atlet Tapteng mulai berprestasi di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Untuk itu, Pemkab Tapteng akan terus mendorong peningkatan prestasi atlet untuk mengharumkan dan mempromosikan nama kabupaten, serta meningkatkan prestasi atlet di kancah yang lebih tinggi.

“Di bidang kepemudaan, kita juga mendorong berbagai aktivitas positif dan produktif para pemuda kita. Hari ini kita miris, penyebaran dan pemakaian narkoba setiap waktu semakin meningkat. Hal ini tentunya harus disikapi dengan tegas oleh seluruh pihak untuk memberantas narkoba di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kita ketahui bahwa narkoba merupakan musuh nomor satu negara, karena daya rusaknya yang mampu meruntuhkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, bahkan generasi muda kita bisa kehilangan harapan. Untuk itu, kami tidak henti-hentinya mengkampanyekan untuk memberantas narkoba di Tapanuli Tengah. Para ASN yang kedapatan terlibat narkoba akan diberhentikan. Kita telah membuat Peraturan Bupati terkait hal itu dan para ASN pun telah menandatangani pakta integritas. Dan kami pada kesempatan ini, mohon izin kepada semua pihak bahwa paling lambat tanggal 1 Januari 2020 akan diterapkan Peraturan Desa dan Peraturan Kelurahan untuk menindak tegas dan mengusir khususnya para Bandar, Pengedar Narkoba dari wilayah Tapanuli Tengah,” katanya.

Selain itu, masih kata Bakhtiar, berbagai upaya yang dilakukan di bidang sosial dan keagamaan, juga mengatakan pentingnya keimanan dan ketaqwaan, kerukunan umat beragama, serta menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan dengan upaya yang serius mengatasi penyakit masyarakat, yang nyata-nyata merongrong dari dalam dan dari luar keluarga dalam cakupan kecil dan wilayah secara umum.

“Secara umum di bidang sosial dan kemasyarakatan, kita berkomitmen untuk meningkatkan jaringan pengaman sosial di Kabupaten Tapanuli Tengah. Berbagai bantuan PKH dan Beras Sejahtera (Rastra), serta berbagai bentuk bantuan sosial lainnya haruslah tepat sasaran karena tujuan kita adalah mengatasi persoalan kemiskinan yang membelenggu Tapanuli Tengah selama ini.”

“Kita juga memberi santunan kepada korban bencana alam, bahkan kita telah mendistribusikan santunan kematian kepada warga Tapanuli Tengah yang menderita musibah karena adanya keluarga yang meninggal dunia. Kemudian, kita juga berupaya maksimal untuk membenahi persoalan wanita rawan sosial, dimana Satpol PP secara rutin telah melakukan penertiban terhadap berbagai bentuk usaha yang terindikasi melakukan praktik maksiat, perjudian, dan berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya.”

“Kita miris peningkatan penderita HIV/AIDS di Indonesia terjadi hingga ke Tapanuli Tengah, angka penyebaran menjadi perhatian yang sangat serius. Oleh karena itu, kedepan melalui koordinasi lintas sektor dan pemangku kepentingan terkait bahwa pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan persoalan wanita rawan sosial harus bisa diatasi dengan baik sehingga masyarakat Tapanuli Tengah semakin produktif, sehat, dan terlindungi,” jelasnya.

Sementara di bidang keagamaan, Bakhtiar menyampaikan bahwa Pemkab Tapteng mendorong berbagai kegiatan keagamaan seperti MTQ, Pesparawi, Pesparani dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat beragama, serta menjalin kerukunan antar umat beragama di Tapteng.

Bidang perekonomian, jasa dan investasi, Pemkab Tapteng juga mendorong penguatan kemandirian koperasi, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), petani, nelayan dan industri kecil menengah (IKM). Tidak hanya sampai disitu, Pemkab Tapteng juga mengupayakan peningkatan sumber daya manusia melalui berbagai bentuk pelatihan yang menyasar masyarakat Tapteng produktif. Pemkab Tapteng juga menyalurkan bantuan peralatan produktif seperti alsintan dan dibidang perikanan, juga mengupayakan permodalan melalui CSR kepada UKM sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing usahanya.

“Di bidang perizinan, jumlah usaha dalam 2 tahun ini ada peningkatan usaha. Kita berharap kedepan, peluang usaha di Kabupaten Tapanuli Tengah semakin terbuka dan banyak pilihan untuk menciptakan usahawan-usahawan muda yang kreatif dan inovatif. Karena itulah, Bumdes sebagai garda terdepan di wilayah perdesaan harus bekerja keras dalam meningkatkan usahanya dan inovasinya sebagai tanggung jawab moral atas perhatian besar yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Pemerintah Pusat selama ini,” katanya.

Di bidang pariwisata, tambah Bakhtiar, sebagai lokomotif ekonomi di Tapteng, Pemkab Tapteng membenahi berbagai objek wisata di Tapteng, baik objek wisata bahari, religi, dan berbagai objek wisata lainnya, terkhusus sumber daya manusia pariwisata.

“Sebagaimana kita ketahui, Presiden Republik Indonesia telah meresmikan Tugu Titik Nol Kilometer Masuknya Islam di Nusantara di Barus, haruslah dibarengi dengan peningkatan infrastruktur pariwisata, infrastruktur penunjangnya hingga kepada kualitas sumber daya manusia yang dapat menerapkan Sapta Pesona hingga dapat meningkatkan wisatawan domestik dan luar. Oleh karena itu, pada hari yang hikmat ini dalam suasana Peringatan Hari Jadi Ke-74 Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, kami mengajak Bapak Ibu sekalian yang berhadir di Ruang Dewan yang terhormat ini dan juga saudara-saudara kita di seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah dan masyarakat Tapanuli Tengah di manapun anda berada, mari kita bangun daerah kita ini agar semakin maju dan sejahtera. Tidak hanya suatu kemajuan semata yang akan kita raih, juga bersama-sama sejahtera,” katanya.

“Akhirnya, dengan memohon ridho Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, saya dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-74 Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Kiranya segala usaha kita dalam membangun dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Tapanuli Tengah untuk meraih kemajuan dan kesejahteraan diberkahi oleh Allah SWT,” ucap Bakhtiar.

Turut hadir pada Rapat Paripurna Istimewa itu, para Anggota DPRD Tapteng, Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo Sitanggang, Wakil Wali Kota Padangsidempuan, Forkopimda Tapteng dan Sibolga, Mantan Bupati dan Wakil Bupati Tapteng serta yang mewakili, Ketua Tim Penggerak PKK Tapteng Ny Citra Bakhtiar Ahmad Sibarani, Wakil Ketua TP PKK Tapteng Ny Juli Darwin Sitompul, Ketua GOW Tapteng, Ketua Dharma Wanita Tapteng, Pimpinan Instansi Vertikal di Tapteng, Pimpinan Bank Indonesia Sibolga dan Pimpinan Perbankan lainnya, Pimpinan BUMN dan BUMD di Tapteng, Sekda Tapteng, Staf Ahli, Asisten, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tapteng, Pimpinan Perbankan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan undangan lainnya. (dh)

iklan usi



Back to top button