Berita

Randu, Korban Hanyut Pantai Lubuk Tukko Belum Ditemukan: Pencarian Dihentikan

TAPTENG, FaseBerita.ID – Tim SAR Sibolga menghentikan pencarian Randu (10), korban hanyut Pantai Muara Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Kendati demikian, jika ada informasi yang jelas dan akurat tentang keberadaan korban, maka Basarnas Sibolga siap kembali melakukan operasi SAR dan melakukan evakuasi.

Sesuai SOP, tim SAR Sibolga sudah melakukan pencarian selama 7 hari. Hingga Minggu (5/5), belum membuahkan hasil. Berbagai metode pencarian dilakukan hingga memperluas wilayah di seputaran perairan Teluk Tapian Nauli. Salah satunya di pulau Batu Mandi.

Baca juga: Sudah Enam Hari Dilakukan Pencarian, Randu Belum Ditemukan

“Kita sudah lakukan penarikan dengan cara memasang pengikat kayu sepanjang 1-2 mil, tetap juga belum berhasil. Dan sesuai dengan SOP jika selama 7 hari proses pencarian dilakukan dan tidak membuahkan hasil, maka proses pencarian dihentikan,” kata Koordinator Pos SAR Sibolga Harry Susanto.

Harry juga menegaskan, pihaknya akan tetap siap melakukan operasi jika ada tanda-tanda akurat atas keberadaan korban. Orangtua korbanpun mengucapkan terima kasih kepada Basarnas atas proses pencarian yang sudah dilakukan selama 7 hari. “Hal ini juga sudah kami laporkan kepada Bupati Tapanuli Tengah,” tukas Harry.

Baca juga: Dua Anak Tenggelam: Satu Meninggal dan Satu lagi Belum Ditemukan

Sebagaimana diketahui, Minggu (28/4), 3 orang anak terbawa arus sungai Lubuk Tukko. Ketiga anak-anak tersebut terbawa arus saat sedang asik mandi-mandi di sungai yang terletak di Kelurahan Lubuk Tukko. Baru, Kecamatan Pandan, Tapteng, sekitar pukul 12.00 WIB. Satu orang korban, Adel (9), berhasil ditemukan setelah tersangkut pada jaring yang dipasang.

Adel yang ditemukan tersangkut dijaring penangkap ikan, sempat dilarikan ke RSUD Pandan. Tetapi nyawa Adel tidak dapat tertolong. Sementara Tiara (11), korban lainnya, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Sementara Randu (10), korban lainnya, masih dalam pencarian tim Basarnas Kabupaten Tapanuli Tengah, Babinsa dan masyarakat sekitar. Pencarian yang dilakukan selama 7 hari tidak.membuahkan hasil, hingga akhirnya Basarnas menghentikan pencarian. (ztm/int)

iklan usi



Back to top button