Berita

PWI dan Bank Sumut Bangun Sinergitas Menuju Rakyat Maju dan Sejahtera

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) membangun sinerjitas dengan PT Bank Sumut, dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera. Hal ini sebagai bagian dari langkah mewujudkan Indonesia maju.

AMRAN POHAN-TAPSEL

Bentuk sinerjitas tersebut, kontras pada kegiatan ujian calon anggota muda dan biasa PWI Sumut, yang digelar di Ballroom lantai 10, gedung PT Bank Sumut, Medan, Sabtu (28/12).

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Mewujudkan kompetensi, solidaritas dan soliditas profesi’ ini, dihadiri 65 calon anggota muda dan 13 calon anggota biasa dari seluruh daerah di Provinsi Sumatera Utara.

Direktur PT Bank Sumut Muchamad Budi Utomo, sebelum membuka kegiatan itu menyampaikan, keberadaan media sangat mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan kemajuan perbankan di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara, khususnya PT Bank Sumut. PT Bank Sumut merupakan bank masyarakat. Dan, untuk kemajuan dan perkembangannya tidak bisa berdiri dan berjalan sendiri.

Karena itu, dibutuhkan kerjasama yang baik, dengan unsur yang lsin, sebagai mitra kerja. Salah satunya insan pers atau wartawan.

Sehingga, tersaji informasi yang baik di tengah masyarakat, dikemas melalui berita, sebagai bagian dari langkah membangun, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ke depan.

“Saya melihat, ada kesamaan antara kerja wartawan dengan banker (pekerja bank). Dimana, seorang banker memliki motto, apa yang diucapkan adalah merupakan janji,” ungkapnya.

Sementara wartawan atau orang media sambungnya, memiliki kemampuan mempengaruhi orang melalui informasi yang disajikannya lewat media. Dan tentu, kesamaan yang dimiliki banker dan wartawan, harus terus beriringan dan sejalan, agar tercipta suasana informasi yang lebih baik dan lengkap, ditengah masyarakat.

Karena dengan begitu, tujuan menciptakan masyarakat yang sejahtera dalam bingkai Indonesia maju lebih mudah diwujudkan. “Siapa yang menguasai media, dia akan menguasai informasi dan juga mampu mengontrol dan mempengaruhi pola fikir banyak orang,” sebutnya.

Disampaikan, di tengah era 4.0 saat ini, kemajuan teknologi begitu pesat, tentu berdampak pada berbagai aspek, termasuk profesi wartawan dan juga banker. Tentunya, dalam menyikapi perubahan dan perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini, pastinya membutuhkan tenaga profesi yang handal di bidangnya. Termasuk banker dan juga wartawan.

“Saya sangat mengapresiasi, selama 1 tahun saya disini, melihat begitu signifikannya, sambutan dan dukungan wartawan atau dunia media terhadap pertumbuhan perkembangan Bank Sumut,” ungkapnya.

Ia berharap, ke depan terus terbangun komunikasi yang baik, sehingga tercipta dan tersaji berita yang baik dan berkualitas sesuai regulasi dan menjadi bagian dari mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Ketua Panitia Khairul Muslim menyebut, antusias wartawan menjadi anggota PWI begitu tinggi di Sumut. Hal ini mengindikasikan, Organisasi Wartawan tertua yang lahir 9 Februari 1946 di Kota Solo ini, terus dipercayai sebagai salah satu organisasi yang profesional.

“Dari 93 calon anggota muda yang mendaftar, dari catatan registrasi tadi hadir 65 orang. Dan dari 16 calon anggota biasa, hadir 13 orang,” terangnya seraya menyampaikan apresiasi atas antusias para wartawan untuk bergabung dengan anggota PWI.

“Bahkan, ada sejumlah Pemimpin Redaksi yang hadir. Ini salah satu indikator, PWI punya eksistensi ke depan,” sambungnya.

Ketua PWI Sumut, H Hermansjah mengatakan, pelaksanaan ujian calon anggota muda dan biasa PWI Sumut kali ini, digelar atas kerjasama antara PT Bank Sumut dan PWI Sumut.

“Alhamdulillah kegiatan ini terlaksana dengan baik, atas kerjasama Bank Sumut,” sebutnya sambil mengucapkan selamat datang kepada peserta yang berasal dari seluruh daerah di Sumut.

Dikatakan, PWI dan Bank Sumut tentunya ingin lebih dekat lagi dengan masyarakatnya. Sehingga melalui sosialisasi dan penyebarluasan informasi yang baik dan berkualitas, akan membantu kesejahteraan masyarakat ke depan.

“Peranan Bank sangat menentukan percepatan pembangunan. Sekarang lagi berkembang usaha kecil menengah. Tentu tidak lepas dari Bank Sumut. Dan sebagai orang media, kita harus mendukungnya,” ungkapnya.

Selanjutnya, peserta diberi pembekalan, tentang UU Pres, kode etik jurnalistik. Dan selanjutnya menyelesaikan soal dilembar jawaban yang disediakan panitia. Serta menulis berita tentang kegiatan hari itu.

Pada penutupan kegitan, Ketua PWI Sumut, kembali mengingatkan, sebagai wartawan yang profesional harus mampu bertahan didalam era 4.0 saat ini. Dimana, sumua informasi begitu mudah begitu cepat dan mengalir deras.

Sehingga, jika tidak ingin terlindas, maka harus terus mengasah diri. Salah satunya terus belajar, dan terus mengedepankan regulasi yang ada. Sehingga tetap bertahan dalam derasnya informasi instan saat ini.

“Kita harus merubah paradigma dan gaya lama. Teruslah berkarya, dan tetap berpedoman pada UU Pers dan Kode Etik Jusnalis, dalam bekerja,” ungkapnya, seraya menekankan sebagai wartawan, modern juga harus memahami pedoman pemberitaan hak anak. (*)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close