Berita

PT Taspen Serahkan Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja

Sebesar Rp262 Juta untuk Ahli Waris ASN BPS

DAIRI, FaseBerita.ID – PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri Sipil (Persero) Cabang Pematangsiantar menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada ahli waris seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dairi.

Kepala Cabang PT Taspen (Persero) Pematangsiantar Noviardi melalui Kabid Layanan dan Pemasaran Indra Pratama Pasaribu menerangkan, penyerahan secara simbolis santunan itu dilakukan di kantor BPS Dairi pada Kamis (17/10/2019) lalu.

“Yang kita serahkan adalah santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) bagi ASN. Jumlah keseluruhan santunan itu sebesar Rp262.784.600 (dua ratus enam puluh dua juta tujuh ratus delapan puluh empat ribu enam ratus rupiah), diberikan kepada ahli waris dari almarhum Maulana Jonson P Sianturi yang dalam hal ini adalah istrinya Vestival br Simanullang. Sebelumnya Bapak Maulana tewas akibat kecelakaan lalulintas saat jam kerja,” kata Indra yang saat itu didampingi Kabid Umum dan SDM M Harry Saputra, Senin (21/10/2019).

Disebutkan, JKK (Jaminan Kecelekaan Kerja) merupakan salah satu program dari PT Taspen (Persero) yang diberikan kepada Calon ASN (CASN), ASN, pejabat negara, pimpinan dan anggota DPR RI. Tak hanya itu, di wilayah kerja PT Taspen Pematangsiantar ada juga pemerintah daerah yang mendaftarkan anggota DPRD Kota/Kabupaten-nya untuk ikut program JKK dan JKM (Jaminan Kematian) yang berdasarkan pada PP Nomor 70 Tahun 2015 dan PP Nomor 66 Tahun 2017.

Disebutkan, JKK yang diterima oleh ahli waris dari almarhum Maulana Jonson P Sianturi adalah jaminan yang diberikan bagi ASN yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja saat melaksanakan tugas.

“Kalau besarannya, ahli waris bakal mendapat Santunan Kematian sebesar 60 persen dikali 80 kali gaji pokok. Selain itu, ada juga uang duka tewas yang jumlahnya 6 kali gaji pokok. Kemudian biaya pemakaman Rp10 juta. Beasiswa anak berjenjang, yakni usia 0 bulan lahir sampai sekolah dasar sebesar Rp45 juta yang diserahkan dalam sekali bayar. Selanjutnya usia anak SMP Rp35 juta, SMA Rp25 juta dan perguruan tinggi Rp15 juta. Namun jumlah anak dibatasi hanya dua saja,” terangnya.

Selain JKK, ada juga Jaminan Kematian (JKM) bagi CASN, ASN, pejabat negara dan anggota DPR RI, termasuk anggota DPRD Kota dan Kabupaten yang sudah didaftarkan Pemda setempat. “Kalau JKM ini bagi yang meninggal yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan/bukan dalam menjalankan tugas kedinasan yang juga akan mendapat jaminan kematian. “Bagi ASN, Akan mendapat empat komponen santunan juga, yakni santuan kematian Rp15 juta, biaya pemakaman Rp7,5 juta, uang duka wafat 3 kali gaji pokok dan beasiswa anak. Untuk beasiswa ini sama untuk semua jenjang. Yakni mulai 0 bulan lahir sampai perguruan tinggi, mendapat Rp15 juta.”

Diungkapkan, penyerahan santunan secara simbolis yang dilakukan kepada ahli waris dari Maulana Jonson P Sianturi itu merupakan program jemput bola PT Taspen (Persero). “Jadi kita yang mendatangi ahli waris dan keluarga dari ASN yang meninggal karena kecelakaan itu, kita jemput bola. Semoga para ASN semakin mengenal 4 program PT Taspen (Persero) yang melekat kepada ASN itu, yakni Tabungan Hari Tua (THT), Pensiun, JKK dan JKM,” tukasnya.

Ayo Rekam Data Biometrik

Sebelumnya para pensiunan di wilayah kerja PT Taspen (Persero) Cabang Pematangsiantar juga diimbau segera melakukan perekaman data biometrik ke kantor bayar terdekat atau bisa melalui mobil layanan keliling yang akan standby di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masing-masing kota dan kabupaten.

Kepala Cabang PT Taspen Pematangsiantar Noviardi mengatakan, perekaman data biometrik dilakukan dalam rangka peningkatan layanan kepada para pensiunan. Dimana PT Taspen sedang mengembangkan sistem digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun dengan menggunakan media kartu pintar (Taspen Smart Card). Nah, untuk hal tersebut maka diperlukan proses perekaman data biometrik (enrollment).

Adapun sistem digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun dengan menggunakan media kartu pintar (Taspen Smart Card) itu nantinya bermanfaat dalam kemudahan proses verifikasi kebenaran penerima pensiun (otentikasi).

“Selama ini para peserta diwajibkan hadir setiap bulan di Mitra Bayar. Dengan data biometrik hasil enrollment, otentikasi dapat dilakukan secara online dan live detection dengan menggunakan smartphone. Selain itu, media kartu pintar itu nantinya akan memberikan kemudahan, keamanan dan kenyamanan saat pengambilan uang pensiun dan kedepannya dengan Taspen Smart Card pensiunan tidak lagi terikat waktu dan tempat pengambilan, karena dapat dilakukan di ATM-ATM terdekat,” ujar Noviardi.

Dijelaskan, kondisi saat ini, terdapat 9.480 penerima pensiun yang belum melakukan perekaman data biometrik (enrollment) dari total populasi pensiun di 18 kabupaten/kota wilayah kerja PT Taspen (Persero) Cabang Pematangsiantar sebanyak 54.389 orang.

“Untuk kelancaran pembayaran pensiun, kami mengimbau kepada semua penerima pensiun yang belum melakukan perekaman data agar dapat mendatangi kantor Badan Kepegawaian Daerah sesuai jadwal operasional mobil layanan Taspen. Atau bagi yang berdomisili di Kota Pematangsiantar dan sekitarnya dapat langsung melakukan perekaman data biometrik di kantor PT Taspen (Persero) dengan membawa KTP, buku rekening dan Karip (asli).”

Sementara itu bagi para penerima pensiun yang saat ini kondisinya sakit (uzur) sehingga tidak dapat melakukan enrollment, agar segera melaporkan ke kantor bayar (Bank/Pos) tempat pembayaran pensiun masing-masing, untuk selanjutnya kantor bayar akan melaporkan secara kolektif ke PT Taspen (Persero) Cabang Pematangsiantar.

Adapun jadwal operasional Mobil Layanan Taspen (Mobtas) tahun 2019 di kabupaten dan kota wilayah kerja PT Taspen Pematangsiantar adalah; BKD Kota Padangsidimpuan pada 22-25 Oktober, 26-29 November dan 24-27 Desember. BKD Mandailing Natal pada 21 Oktober, 25 November dan 23 Desember. BKD Tapanuli Tengah di Pandan pada 21 November dan 19 Desember. BKD Kota Sibolga pada 20 November dan 18 Desember. BKD Tapanuli Utara di Tarutung pada 19 November dan 17 Desember. BKD Toba Samosir di Balige yang juga mencakup wilayah Kabupaten Samosir pada 18 November dan 16 Desember.

BKD Labuhanbatu Utara (Labura) pada 15 November dan 13 Desember. BKD Rantauprapat pada 14 November dan 12 Desember. BKD Labuhanbatu Selatan (Labusel) pada 13 November dan 11 Desember. BKD Padanglawas Utara (Paluta) di Gunungtua pada 12 November dan 10 Desember.

Selanjutnya BKD Padanglawas di Sibuhuan pada 11 November dan 9 Desember. BKD Humbang Hasundutan pada 6 November dan 4 Desember. BKD Pakpak Bharat pada 5 November dan 3 Desember. Terakhir BKD Dairi di Sidikalang pada 4 November dan 2 Desember. (rel/hez)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker