Berita

PT Taspen Kini Berganti Logo

FaseBerita.ID – PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri Sipil (TASPEN) Persero, BUMN yang menangani asuransi pensiun dan hari tua, me-launching logo baru sebagai bentuk representatif transformasi pelayanan yang lebih luas kepada pensiunan. Logo baru itu pun disebut sebagai tunas yang besar namun tetap membumi.

“Pergantian logo ini merupakan suatu proses yang berkelanjutan dari apa yang telah diletakkan oleh para senior dan direksi, serta karyawan PT TASPEN sebelumnya. Ini merupakan konsekuensi atau proses suatu perubahan,” ujar Direktur Utama PT TASPEN Iqbal Latanro, dalam sambutannya di Jakarta, Kamis (19/12) lalu.

Iqbal mengatakan transformasi TASPEN itu kini tidak hanya sekedar untuk membayar pensiun dengan baik. Namun sudah menjadi lembaga Aset Management yang besar serta akan mengurusi investasi untuk mengoptimalkan fungsi secara keseluruhan.

“Karenanya, dalam waktu dekat kami akan membuat investment management atau aset management yang kami buat untuk membantu, mengoptimalkan fungsi kami dalam mengelola investasi yang lebih sehat, sehingga tentunya perubahan ini membutuhkan spirit dan semangat baru untuk itulah kami melanjutkan transformasi dengan logo baru” jelasnya.

Iqbal menuturkan logo baru itu bernama TUNAS TASPEN yang berarti layaknya tunas yang tumbuh menjadi sebuah pohon yang kokoh, TASPEN membumi dengan akar kuat dan terpancang. Bentuk daun ke atas tersebut mewakili visi TASPEN untuk terus bergerak.

“Kami sangat yakin bahwa sesuatu itu dari Allah dan ini makna spirit yang akan kita lakukan. Kalau kita lihat pada logo kita, itu ada tunas, itu maknanya bahwa akan menjadi pohon yang semakin besar kuat dan kekuatan itu akan terpancar di PT TASPEN dam membumi karena tunas itu masuk pada bumi,” ungkapnya.

“Kemudian bentuk daun mewakili visi TASPEN untuk bergerak semakin besar dan akhirnya memberi kesejahteraan kepada para pensiun. Kita lihat bahwa secara tidak langsung program TASPEN SMART, peserta memperoleh lebih hit dari program program itu,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan kreasi huruf ‘t’ kecil pada logo pertanda orang akan tersenyum kreatif tidak monotan dan selalu melihat solusi dari sebuah pelayanan yang dilakukan TASPEN.

“Huruf kecil itu kami maknai juga dengan membumi dan bersahabat jadi orang taspen itu tidak angkuh tidak sombong dan selalu berusaha mendalami mitra-mitra. Itu terlihat dari tingkat kepuasan nasabah yang mendekati jkurang lebih 99% untuk para pensiun dan 98% peserta aktif yamg mencerminkan bagaimana TASPEN melakukan pelayanan,” bebernya.

“Kemudian warna, itu menandakan bahwa kami itu berkompeten, mengelola pasien sehingga manfaatnya semakin besar, juga menandakan sifat kami stabil solid di representasikan dengan konteks tulisan taspen berwarna light blue menjadi representatif dari kompeten yang saya sampaikan. Kemudian warna yellow yang ada itu menandakan akuntabiliti bahwa jelas pertanggung jawabannya,” pungkasnya.

Siap Jangkau Produk Big Data

PT TASPEN (Persero) meluncurkan logo baru yang bernama Tunas Taspen. Direktur Utama Iqbal Latanro mengatakan hal itu bertujuan untuk mentransformasikan program lebih luas sehingga dapat melayani dengan optimal. Salah satu terobosan yang dilakukan dari peluncuran baru ini yakni adanya pengembangan produk baru yaitu Taspen Intip.

“Ke depan pengelolaan Taspen akan lebih besar dan ini dapat terlihat besarnya harapan pemerintah pada Taspen, untuk menjadi solusi dari masalah asuransi yang ada di Indonesia,” ujarnya saat peluncuran logo baru.

Iqbal menuturkan pengembangan produk baru tersebut merupakan pertukaran data berbayar untuk beragam keperluan terutama di sektor perbankan. Sehingga mitra Taspen memungkinkan menyasar nasabah potensial untuk meningkatkan jumlah kredit.

“Kami kan punya big data yang banyak, big data ini ternyata memberikan base income pada Taspen sehingga dia menjadi bagian dari income tadi, kalau sekarang orang kasih kredit kepada pensiunan, Bank bisa intip itu dulu, ada kreditnya enggak di sana, dia lancar enggak, itu boleh intip dulu tapi bayar,” jelasnya.

Dia menambahkan, saat ini total peserta Taspen melebihi 8 juta orang yang meliputi ASN ataupun lainnya. Peserta tersebut merupakan mitra potensial yang mendapatkan produk pengembangan Taspen Intip tersebut. Hal ini juga diyakini bisa memberikan pendapatan yang signifikan bagi Taspen.

“Peserta Taspen sendiri, ASN itu 7,2 juta, Taspen lain itu ada sejuta, total 8 jutaan, itu yang potensial mendapatkan Taspen itu,” ucapnya.

Sebagai informasi, transformasi Taspen kini tidak hanya sekadar untuk membayar pensiun dengan baik. Namun sudah menjadi lembaga Aset Management yang besar serta akan mengurusi investasi untuk mengoptimalkan fungsi secara keseluruhan.

“Dalam waktu dekat juga kami akan membuat investment management atau aset management yang kami buat untuk membantu, mengoptimalkan fungsi kami dalam mengelola investasi yang lebih sehat, sehingga tentunya perubahan ini membutuhkan spirit dan semangat baru untuk itulah kami melanjutkan transformasi dengan logo baru,” pungkasnya. (dc/int)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close