Berita

PT KAI Divre I Sumut Berlakukan Jadwal Khusus Weekend

FaseBerita.ID – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatra Utara (Sumut) menjadwalkan perjalanan kereta api khusus untuk weekend, yakni hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Perjalanan kereta api khusus weekend tersebut akan dijalankan mulai 9 Agustus 2020.

Vice President PT KAI (Persero) Divre I Sumut, Daniel Johannes Hutabarat, mengatakan, jadwal perjalanan kereta api khusus weekend di antaranya hari Minggu tanggal 9 Agustus 2020, Jumat tanggal 14 Agustus 2020, Sabtu tanggal 15 Agustus 2020, Minggu tanggal 16 Agustus 2020, Jumat tanggal 21 Agustus 2020, Sabtu tanggal 22 Agustus 2020 dan Minggu tanggal 23 Agustus 2020.

“Perjalanan selanjutnya pada Jumat tanggal 28 Agustus 2020, Sabtu tanggal 29 Agustus 2020 dan Minggu tanggal 30 Agustus 2020,” katanya, Sabtu (8/8/2020).

Daniel mengatakan, kereta api yang dijalankan pada hari weekend, yakni: KA U63 Putri Deli relasi Tanjung Balai – Medan pukul 08.20 WIB; KA U68 Putri Deli relasi Medan – Tanjung Balai pukul 19.00 WIB; KA U69 Siantar Ekspres relasi Siantar – Medan pukul 07.30 WIB; KA U70 Siantar Ekspres relasi Medan – Siantar pukul 13.40 WIB.

Untuk perjalanan kereta api, kata Daniel, tetap mengaju pada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No.09 Tahun 2020 Tanggal 26 Juni 2020 tentang Perubahan Surat Edaran No.07 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Pariwisata Ikut Pengaruhi Jumlah Penumpang KA

Transportasi kereta api (KA) memang sudah berjalan normal. Di Stasiun Probolinggo, sejak Juli lalu penumpang yang naik dari stasiun ini mengalami peningkatan rata-rata 10 penumpang tiap harinya dari total 26-28 penumpang.
Angka tersebut masih terbilang rendah.

Penumpang diperkirakan bertambah, apabila aktivitas sudah berjalan normal, seperti dibukanya pariwisata. Sebab, wisatawan ikut menyumbang jumlah penumpang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Stasiun Probolinggo, Samsul Hadi, Jumat (7/8) pagi. Saat di konfirmasi, Samsul mengatakan, sampai dengan saat ini penumpang yang berangkat dari Stasiun Probolinggo ada peningkatan. Namun jika dirata-rata dari 3 kereta api yang beroperasi, hanya 10 penumpang saja per hari.

“Tiga penumpang yang telah beroperasi yakni KA Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi-Surabaya), Sri Tanjung (Lempuyangan Jogjakarta-Banyuwangi) dan Tawangalun (Malang-Banyuwangi),” katanya.

Meski sudah ada kenaikan rata-rata 10 penumpang per hari, masih ada saja penumpang yang hendak naik dari Stasiun Probolinggo gagal berangkat. Salah satu faktornya yakni penumpang tersebut tak mengantongi surat kesehatan. Baik sudah rapid test atau swab dan surat keterangan sehat dari puskesmas.

“Jadi salah satu syaratnya selain pengecekan suhu tubuh juga harus membawa surat kesehatan, baik dari puskesmas dan sejenisnya,” katanya.

Tak hanya itu, per tanggal 7 Agustus, 1 KA di Daop 9 Jember yakni KA Wijaya Kusuma dengan jurusan Cilacap–Banyuwangi, kembali beroperasi. Samsul memprediksi selama Covid-19 masih mewabah dan pariwisata masih belum dibuka, maka penumpang kereta api masih rendah.

“Jika kondisi pariwisata dan pendidikan (Sekolah) belum normal, maka diprediksi penumpang masih rendah,” katanya. (mbo/ila/int)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button