Berita

Proyek Dana Desa Diduga Fiktif Kades Silomlom Diadukan ke Kejatisu dan Kejari Asahan

ASAHAN, FaseBerita.ID – Ketua DPC GBNN Asahan melaporkan oknum Kades terkait adanya dugaan penyelewengan dana desa yang dilakukan Kades Silomlom, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Garda Bela Negara Nusantara (DPC GBNN) Kabupaten Asahan melaporkan perihal tersebut ke Kejaksaan Negeri Asahan dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

Hal ini disampaikan Harpen Ramadhan Ketua DPC GBNN Kabupaten Asahan kepada wartawan, Senin (21/10/2019), di Tanjungbalai, sembari menunjukkan bukti laporan ke Kejari Asahan dan Kejatisu dengan Nomor Surat: 23/DPC GBNN/Asahan /SL/X/2019 Tertanggal 14 Oktober 2019.

Menurut Harpen, hasil investigasi tim, pihaknya telah menemukan dugaan penyelewengan dana desa tahun anggaran 2018, dengan modus fiktif dan non prosedural sebesar Rp303,900,000.

Harpen yang didampingi sekretarisnya Purwanto mengatakan, Kepala Desa Silomlom Dusun II Jalan Perintis Sabar Menanti, Kecamatan Simpang Empat, membuat kegiatan fiktif terhadap perpustakaan dan pembangunan kamar mandi ruang kepala desa. Dimana, hasil pantauan awak media, pembangunan tersebut tidak dilaksanakan.

Lebih jauh dikatakan Purwanto, selain itu, proyek pembangun drainase di Dusun VI pengecoran lantai juga terbukti asal-asalan, belum satu tahun lamanya lantai dasar sudah kopak kapik. Selanjutnya, pembangunan jembatan sepanjang 5×7 meter di Dusun Vb juga tidak sesuai standar, yang mana tembok penahan tanah (TPT) jika diterpa hujan akan longsoro.

Maka dalam hal ini, Ketua DPC GBNN Harpen meminta kepada Kejari Asahan dan Kejatisu agar segera memanggil Indra Yusriska Nasution selaku Kepala Desa Silomlom, Nur Ajjah selaku bendahara, dan Haris Fadillah selaku BPD, untuk mengklarifikasi adanya dugaan penyelewengan dana Desa Silomlom tersebut.

“Lembaga GBNN Asahan juga meminta kepada pihak berwajib untuk segera memanggil dan menuntaskan dugaan tersebut,” ucap Harpen. Sementara, Sekcam Kecamatan Simpang Empat Sakban Lubis ketika dikonfirmasi, tidak mengetahui kegiatan tersebut.

“Saat ini saya tidak mengatahui adanya anggaran tersebut, untuk informasi selanjutnya tanya saja kepada bendahara, segala kegiatan bendahara mengetahui,” sebutnya.

Saat dihubungi melalui seluler, Bendahara Desa Silomlom mengatakan, jika dia lagi ada rapat di Kantor Pemdes Kisaran, saat ini tidak ada waktu konfirmasi terkait klarifikasi dugaan anggaran dana fiktif. (ck02)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker