Berita

Prosesi Ijab Qabul Putri Bupati Tapsel Berlangsung Khidmat!!! Alhamdulillah, Sah…

TAPSEL, FaseBerita.ID – Prosesi ijab qabul antara dr Acmad Tri Wibowo Ritonga (Tri) dengan dr Vidya Dwi Astari Pasaribu (Pipid) yang merupakan putri kandung Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu berlangsung khidmat. Ijab qabul dilaksanakan tepat pukul 08.30 WIB di Jalan Air Bersih Ujung, Komplek Pertamina Kav. 85 Medan, Jumat (8/3) pagi.

Saat prosesi ijab qabul, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu bertindak sebagai wali nikah putri kandungnya dan selaku saksi pihak mempelai Wanita Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi sementara saksi pihak mempelai Pria Marsda (Purn) H Chauli Marwan.

Hadir pada acara akad nikah, Mantan Duta Besar RI di Denmark dan Lithuania Prof. Dr. H. Bomer Pasaribu MSi, Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu, Anggota DPR RI Rambe Kamaruzaman, Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH MHum, Bupati Sergai Ir H Soekirman, Ketua Wali Amanat USU H Panusunan Pasaribu, Anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution, Wabup Tapsel Aswin Efendi Siregar, Sekda Tapsel Parulian Nasution, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD Tapsel, Kabag Setdakab Tapsel, Camat se-Tapsel, sejumlah pejabat Pemprovsu dan tamu undangan lainya.

Setelah prosesi ijab qabul berlangsung terlihat raut wajah bahagia bercampur haru di kalangan orangtua dan kerabat terdekat kedua mempelai.

“Alhamdulilah sah, saya mengucapkan rasa syukur karena acara ijab qabul berlangsung dengan lancar,” ucap Syahrul.

Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu juga memberikan wejangan kepada putri dan menantu. Di antaranya, semoga kebahagiaan selalu menyertai hingga ke anak cucu.

“Dan saya juga mohon doa restu para tamu agar keluarga anak kami nantinya menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah,” tutur Syahrul.

Melalui kesempatan itu Syahrul juga berpesan, kedua mempelai untuk dapat menjalani mahligai rumah tangga yang baru ini dengan baik dan semoga kedua mempelai diberikan rejeki dan menghasilkan keturunan yang taat kepada perintah agama, dan menjadi contoh teladan di tengah-tengah masyarakat.

Selanjutnya ibunda Pipid Hj Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu juga memberikan wejangan kepada putrinya, bahwasanya Allah telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengandung, melahirkan, menyusui, membesarkan, mendidik dan memberikan pendidikan yang sesuai ajaran agama Islam terhadap putrinya.

“Dan alhamdulilah apa yang diamanahkan Allah kepada kami telah kami laksanakan. Saya sebagai ibu yang juga orang tua dari Pipid begitu juga dengan abang-abang memberikan restu sepenuhnya berikut doa yang tidak pernah lepas didalam diri nafas kami untuk pernikahan Pipid dengan Tri. Saya juga berharap, mudah-mudahan dengan pernikahan ini keduanya mampu membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah warahmah serta melahirkan anak-anak yang soleh dan soleha,” harap Syaufia. (ran)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button