Berita

Printer dan 65 Lembar Uang Palsu Pecahan 100 Ribu Ditemukan di Gudang

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Polisi akhirnya menemukan printer dan sisa uang palsu yang belum diedarkan dari belakang rumah tersangka Diaman Sialalahi di Kelurahan Sindarraya, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Rabu siang (15/7/2020).

Printer yang masih baru itu ternyata isembunyikan di gudang yang berada di belakang rumah tersangka. Uang palsu pecahan 100 ribu sebanyak 65 lembar juga ditemukan.

Setelah menemukan printer, pihak Polsek Raya Kahean kemudian membakar barang bukti uang palsu yang tersisa disaksikan warga dan pihak kelurahan Sindarraya.

Sementara tersangka Diaman Silalahi beserta istrinya, masih diamankan di Polres Simalungun.

Baca sebelumnya: Cetak dan Edarkan Uang Palsu, 2 Pria di Raya Kahean Diamankan

Diaman Silalahi beserta istri dikenal masyarakat sebagai pedagang Tubung di Sindarraya.

Warga tidak pernah menyangka, Diaman Silalahi ternyata memiliki printer yang bisa dibuat mencetak uang palsu.

Pihak Polsek Raya Kahean mengimbau kepada warga agar kembali memeriksa setiap uang yang beredar, serta melaporkan jika ada uang yang secara fisik mencurigakan.

Sebelumnya diberitakan, dua pria warga Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun diamankan polisi, setelah tepergok warga mengedarkan uang diduga palsu, Senin (13/7/2020) sore di Huta Buttu Ganjang, Desa Siporkas Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Diketahui Desa Siporkas Kecamatan Raya ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Raya Kahean.

Informasinya, Senin sore sekitar Pukul 16.00 WIB, dua pria yang diketahui bernama Jan Risdo Purba alias Bandot dan rekannya berinisial Dani, keduanya warga Kelurahan Sindarraya, membelanjakan uang pecahan Rp100 ribu di Buttu Ganjang, Siporkas.

Namun, pemilik warung merasa curiga setelah memeriksa kondisi fisik uang yang diberikan.

Setelah dipastikan bahwa uang tersebut diduga palsu, beberapa warga mengejar pelaku dan berhasil menangkap salah satu pelaku di Huta Hasurungan, Durian Baggal Kecamatan Raya Kahean. Namun satu orang pelaku bernama Bandot berhasil diamankan dan kemudian dibawa oleh petugas ke Mako Polsek Raya Kahean.

Berdasarkan keterangan Bandot kepada polisi, uang tersebut memang palsu dan dicetak di Raya Kahean. Polisi pun bergerak dan menangkap Diaman Silalahi, salah satu komplotan pencetak uang palsu tersebut.

Menurut Bandot, uang itu dicetak menggunakan mesin printer sebelum dipotong-potong dengan gunting.

Namun, saat Diaman Silalahi diamankan Selasa (14/7/2020) malam, mesin printer yang digunaka belum ditemukan polisi.

Kapolsek Raya Kahean Iptu S Purba membenarkan adanya penangkapan dua pria yang diduga mengedarkan uang palsu. Tersangka sudah diserahkan ke Polres Simalungun untuk pemeriksaan lebih lanjut. (her/fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button