Berita

Pria Tua Tipu 14 Pencari Kerja: Janjikan Kerja di PLTU Labuan Angin

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Seorang pria warga Jalan Besar Delitua Timur, Kecamatan Delitua, Medan, berhasil menipu 14 pencari kerja. Modus yang dilancarkan pria berinisial CGT (59) tersebut dengan menjanjikan korbannya bekerja di PLTU Labuan Angin dengan besaran biaya yang ditarik Rp1.300.000 per orang.

Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin menyebut, penangkapan CGT bermula dari laporan Syahrul Bahri Situmeang (29) warga SM Raja, Kelurahan Aek Parombunan, Sibolga Selatan, yang mewakili 13 korban lainnya, Rabu (8/1) lalu.

Menurut keterangan Syahrul, dirinya merupakan orang pertama yang dihubungi pelaku untuk mencarikan 14 calon pekerja.

“Saat dia berada di rumah, ditelepon pelaku yang isinya mencarikan orang yang mau kerja di PLTU Labuhan Angin sebanyak 14 orang. Dan besoknya (Minggu, 3/12/2019) dijelaskan bahwa CGT sampai di Sibolga. Siapkan lamaran berikut uang Rp1.300.000 per orang,” kata Sormin menjelaskan laporan Syahrul kepada penyidik, Kamis (16/1).

Setelah menyerahkan lamaran dan uang yang dimaksud, pekerjaan yang dijanjikan tidak kunjung ada. Tidak ada juga panggilan dari pihak PLTU Labuan Angin.

“Esok harinya Syahrul bertemu dengan pelaku dan menyerahkan uang serta lamaran pekerjaan. Saat itu, pelaku mengatakan, dengan satu syarat, kalian jaga nama baik saya dan apabila kalian membuat masalah, saya sendiri yang akan menghajar kalian. Tunggulah telepon dari PLTU Labuhan Angin untuk menyuruh bekerja. Namun, waktu yang ditunggu-tunggu, ternyata tidak ada panggilan untuk bekerja. Sehingga, mereka dirugikan sebesar Rp22.500.000,” terangnya.

Setelah laporan diterima, Kasat Reskrim AKP D Harahap SH memerintahkan personel Sat Reskrim untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP. Karena pelaku berada di luar kota, polisi kemudian mengatur siasat untuk memancingnya datang ke Sibolga.

“Disiasati menghubungi pelaku untuk datang ke Sibolga dengan alasan, dipanggil oleh pihak perusahaan, Rabu (8/1) sekira pukul 17.00 WIB, polisi mengamankan pelaku dari rumah salah satu korban di Jalan Bangau,” pungkasnya.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, janji pelaku kepada korban adalah palsu. Dia mengaku punya teman yang bekerja di Labuan Angin, yang bisa mengatur para korban bekerja.

“Yang perempuan dijanjikan bekerja sebagai tenaga pembukuan di gudang dan yang pria dijanjikan sebagai operator. Uang yang diterima bervariasi, dari mulai Rp13 juta sampai Rp18 juta. Para korban dihubungi oleh pelaku satu persatu. Pelaku berpura-pura menghubungi para korban dan menyuruh mereka untuk datang pada tanggal 6 Januari. Bagi yang tidak mengangkat telepon akan didenda sebesar Rp500 ribu. Perbuatan tersebut dilakukan pelaku seorang diri. Setiap penerimaan uang, pelaku membuat kwitansi,” kata Sormin.

Pria yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka tersebut kini ditahan di RTP Polres Sibolga dan dikenakan pasal 378 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button