Berita

Pria Panjat Tower, Warga Histeris

FaseBerita.ID – Luis Fernando Pandiangan (20), pekerja perawatan dan perbaikan fungsi tower Base Transceiver Station (BTS), Rabu (19/2) sore kemarin membuat geger warga di Jalan Raja Inal Siregar, Gang Alfalah, Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan.

Pasalnya, pemuda yang merupakan warga Jakarta ini dikira sedang melakukan percobaan bunuh diri.

Sore itu sekitar pukul 16.30 WIB, Luis menaiki sampai ke pucuk tower milik Era Tower berketinggian 52 Meter itu. Hanya mengenakan celanda pendek jenis boxer dan kaos oblong berwarna merah, membuatnya tampak kontras bahkan dari kejauhan di sepanjang jalan lintas Raja Inal Siregar itu.

Di jalan ini warga berkerumun, begitu juga pengendara yang melintas. Menyaksikannya sembari mengabadikan dari kejauhan. Tak sedikit juga warga menuju gang itu, sampai ke titik tower itu guna berupaya menyuruhnya turun. Dan yang lainnya juga ada yang menghubungi pihak kepolisian, sampai petugas dipimpin Kasat Reskrim Polres Kota Psp AKP Bambang turun ke lokasi. Mereka mengira ada yang sedang melakukan percobaan bunuh diri.

“Itu perempuan ada yang mau bunuh diri, tadi di atas tapi udah turun,” kata Bobby, yang mengira sosok Luis adalah perempuan. Luis memiliki rambut panjang, saat di ketinggian warga mengira ia merupakan seorang perempuan yang mencoba melakukan bunuh diri.

Apalagi tak ada tanda apapun selayaknya perlengkapan keselamatan kerja yang menandakan dia sebagai pekerja.

Di bawah tower, Luis telah berada. Di sini polisi memintanya untuk memberikan tanda pengenal dan tanda sebagai pekerja, sembari mengambil keterangan. Polisi juga menekankannya untuk memberikan laporan jika hendak menaiki tower-tower di mana saja dia bekerja. Polisi juga mengingatkannya untuk mengenakan perlengkapan keselamatan kerja.

“Lihatlah seheboh ini, mana tahu orang kau ini bekerja kalau nggak ada rompi sama helm-mu,” kata AKP Bambang Haryanto.

Sementara itu, Luis Fernando mengaku hanya sebentar saja dan dan telah melapor ke pemilik rumah sebelah tower. Semula ia baru mengambil gambar landscape sekitaran tower dan melakukan pengecekan daya apabila aliran listrik PLN sedang padam.

“Aku sekali sebulan ke sini Bang. Kalau kantor kami ada di Medan, tapi memang sendiri, buru-buru tadi nggak pakai itu (Perlengkapan keselamatan kerja),” kata pria berambut panjang itu dan hanya beralas kaki sendal jepit saat bertugas barusan. (san)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close