Berita

Pria Lajang Tewas Tersengat Listrik Saat Menyangga Kabel PLN di Puskesmas

HUMBAHAS, FaseBerita.ID– Dikkan Meha, warga Dusun Simpang Tiga, Desa Tarabintang, Kecamatan Tarabintang, Humbang Hasundutan (Humbahas) tewas tersengat listrik bertegangan tinggi setelah berusaha membuat penyangga kabel listrik milik PLN dari sebuah bambu karena terlalu rendah.

Pria lajang berusia 55 tahun tersebut diduga tewas saat membuat penyangga kabel listrik tegangan rendah (JTR) pada sebuah pekerjaan pematangan lokasi di samping Puskesmas Tarabintang, Dusun Rambingan Desa Tarabintang, Rabu (2/9) sekira pukul 07.00 WIB.

Informasi didapat dari aparatur desa setempat, peristiwa itu diketahui saat seorang warga menemukan Dikkan dalam keadaan sekarat dengan posisi telungkup di lokasi kejadian yang hanya berjarak 30 meter dari Puskesmas.

Korban memegang sebuah bambu berukuran lebih kurang tujuh meter. Diduga, bambu digunakan untuk menyangga kabel yang kendor tadi dalam memudahkan pekerjaan pematangan lokasi puskesmas yang menggunakan alat berat Pemkab Humbahas. Akan tetapi, karena korban kurang hati-hati, bambu yang digunakan diperkirakan menyentuh kabel tegangan tinggi di atasnya, menyebabkan Dikkan tersengat arus tegangan tinggi dan akhirnya meninggal dunia.

“Dia (Korban, red) ikut membantu-bantu di sana, tapi tidak sebagai pekerja. Mungkin niatnya ingin menolong,” kata Marko, Sekdes Tarabintang melalui sambungan Selluler, Kamis (3/9).

Sejumlah warga kemudian mengevakuasi korban dari lokasi. Naas, nyawa pria kelahiran tahun 1965 itu tidak dapat diselamatkan. ”Rencananya, hari ini korban akan dimakamkan,” terang Marko.

Sementara itu, Kapolsek Parlilitan  Iptu J Lbn Gaol saat dikonfirmasi melalui sambungan sellulernya, Kamis (3/9) membenarkan peristiwa tersebut. Dia menambahkan, pihaknya telah menggelar olah TKP dan melakukan segala tindakan yang diperlukan terkait kejadian yang menimpa Dikkan Meha.(sht)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button