Berita

Pria Kelainan Seks Incar Anak Sekolah, Ditangkap dari Tabuyung

FaseBerita.ID – Polisi meringkus seorang pria yang diduga mengidap kelainan seks, yang suka menggerayangi dan pamer kemaluan di muka umum, Sabtu (22/2).

Pria ini kerap mengincar anak sekolah yang melintas dari Jalan Kopral Hutagalung, Kelurahan Parombunan, Sibolga Selatan. Pelaku berinisial MT alias G (49) warga Jalan Kader Manik atau Rawang III Kelurahan Aek Muara Pinang.

Menurut polisi, pelaku ditangkap dari tempat persembunyiannya di daerah Tabuyung, Kecamatan Batang Angkola, Madina. Penangkapan berawal dari laporan salah satu orangtua korban berinisial TP.

“Orangtua korban datang melapor. Kemudian kita lakukan penyelidikan, ternyata pelaku sudah melarikan diri ke luar Sibolga. Setelah kita lakukan penyelidikan lebih lanjut, kita ketahui kalau pelaku berada di Tabuyung,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu Ramdhansyah Sormin, Senin (24/2).

Dalam keterangannya, TP mengaku kaget setelah mendengar pengakuan putrinya yang telah digeranyangi oleh pelaku saat pulang sekolah. Tak hanya itu, pelaku juga katanya memperlihatkan kemaluannya kepada putrinya dan teman-temannya.

“Kejadiannya, Senin (17/6/2019) sekira pukul 07.15 WIB. Waktu itu, dia (TP) dijemput oleh Enjel Marbun, saksi yang melihat kejadian itu dan membawanya ke sebuah rumah di Jalan Kopral Hutagalung. Di rumah itu, putrinya bercerita kalau dan temannya dipeluk pelaku dari belakang dan digeranyangi. Pelaku kemudian menunjukkan kemaluannya,” terang Sormin menirukan keterangan TP pada penyidik.

Kepada penyidik, ayah 5 anak tersebut mengakui perbuatannya. Dia juga mengaku perbuatan bejatnya tersebut sudah sering dia lakukan pada anak sekolah yang melintas dari Jalan Kopral Hutagalung.

“Dia sering menunggu anak sekolah dan mencabulinya. Saat itu putri TP dan kawannya lewat dan dicabulinya. Putrinya dan temannya menjerit saat digeranyangi pelaku,” terang Sormin.

Saat kejadian, seorang saksi lewat dan melihat keduanya diganggu oleh pelaku. Pelaku sempat mengancam saksi dengan batu. Lalu saksi tersebut memaki pelaku hingga melarikan diri. Karena takutnya, pelaku pun berngkat ke Tabuyung untuk bersembunyi.

“Dia melarikan diri karena takut dan selama dalam pelariaan tidak pernah pulang dan kadang-kadang keluarganya yang datang,” ungkapnya.

Polisi mengimbau kepada keluarga korban lainnya agar membuat laporan keberatan ke Polres Sibolga.

Pelaku kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga. Atas perbuatannya, tersangka diganjar dengan pidana percabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 76E Jounto pasal 82 ayat 1 dari Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 thn. (ts)

Unefa

Pascasarjana

Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close