Berita

Pria 33 Tahun Warga Hatonduhan Ketahuan Tanam Ganja di Ladangnya

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Efendy Saragih (33), warga Huta VIII Bagot Pulohan, Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun digiring ke Polsek Tanah Jawa.

Pasalnya, Kapolsek Tanah Jawa beserta anggota menemukan pohon ganja di pot yang disimpan di ladang sawit milik Efendy Saragih, tak jauh dari rumahnya, Jumat (7/2/2020) sekira pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol J Purba saat dikonfirmasi via selulernya, Sabtu (8/2/2020) sekira pukul 14.00 WIB, membenarkan penangkapan tersebut.

“Ya benar pelaku kita tangkap karena sengaja menanam ganja diladangnya. Dari TKP kita temukan barang bukti berupa 6 batang tanaman ganja, tinggi sekitar 40 cm dan diperkirakan berumur 5 minggu,”ujarnya.

Lanjut Kompol J Purba menerangkan penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di perladangan sawit milik pelaku ada ditanami ganja.

“Awalnya, kita mendapat informasi dari masyarakat, lalu saya beserta anggota langsung berangkat ke TKP, disana benar ada kita temukan 6 batang ganja yang tumbuh berdekatan dengan batang pohon sawit yang sudah mati,”sebutnya Kompol J Purba, di TKP juga pihaknya mencari keberadaan pemilik ladang dan sekira pukul 17.00 WIB, Efendi Saragih berhasil di amankan dan di bawa ke perladangan miliknya.

“Efendy Saragih mengakui bahwa tanaman yang ada di ladangnya benar adalah miliknya dan menerangkan umur dari pada tanaman pohon ganja tersebut sekitar 1 bulan lebih,”terangnya.

Masih Kompol J Purba, sebelum mengamankan barang bukti tersebut terlebih dahulu menghadirkan kepala dusun, Superdi Sitorus dan salah satu masyarakat, Sabam Sitio untuk menyaksikannya.

“Disaksikan Kepala Dusun, saya menyuruh Efendy Saragih untuk mencabut pohon ganja tersebut, setelah itu pelaku dan barang bukti kami giring ke kantor Polsek Tanah Jawa guna proses penyidikan lebih lanjut,”pungkas, perwira berpangkat dua melati emas dipundaknya itu. (mag-05)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close