Berita

Potensi Bulutangkis Harus Digembleng Sejak Dini

TAPSEL, FaseBerita.ID – Untuk meraih prestasi dan mampu berkiprah di tingkat Nasional dan Internasional, Kabupaten Tapsel memiliki potensi olahraga bulutangkis. Namun, harus lebih gencar dilakukan pembinaan dan penggemblengan, terutama sejak usia dini.

Potensi ini tampak jelas pada kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang bulutangkis tingkat SD, yang digelar di Arena Badminton Winni, Salasa, Sipirok, Kamis (22/3) lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten Tapsel Ahmad Ibrahim Lubis mengatakan, kegiatan O2SN merupakan agenda Dinas Pendidika Daerah Kabupaten Tapsel, yang bertujuan menjadi wadah pembinaan secara dini terhadap potensi olahraga yang dimiliki, sekaligus ajang seleksi menuju lomba dengan level tertinggi.

“Melalui O2SN ini, pembinaan Olahraga kepada para murid dapat dilakukan secara berkesinambungan di setiap sekolah. Selain mempererat silaturahmi, melalui ajang ini, juga menjadi seleksi,” sebutnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pendidiksn Dasar Enriko Fermi menjelaskan, pada lomba bulutangkis bwrlangsung dengan alot. Hal ini menunjukkan potensi olahraga bulutangkis semakin berkembang setiap kecamatan dan sekolah.

“Ini membuktikan, pembinaan di setiap sekolah semakin baik,” ujarnya.

Diuraikan, dari 13 peserta putra, keluar sebagai juara putra Andi Lubis dari SDN 100206 Pintu Padang, Kecamatan Angkola Selatan.

Juara kedua, Ahmad Dermawan dari SDS 1009910 Islam Terpadu Paza Azkia, Kecamatan Muara Batangtoru dan juara ketiga Riski dari SDN 100609 Hurase, Kecamatan Batang Angkola.

Sementara itu dari 10 peserta pada kategori putri, juara pertama diraih Keysha Siregar dari SDN 101213 Baringin, Kecamatan Sipirok. Juara kedua diraih Rabila Aulia Zahra dari SDN 100202 Napa, Angkola Selatan serta juara ketiga diraih, Yulita dari SDN 100804 Gapuk, Kecamatan Marancar.

Lahmuddin Kepala SDN 101213 Baringin pada Metro Tabagsel menjelaskan, persaingan bulu tangkis ditingkat SD semakin tinggi. “Alhamdulillah, murid kami bisa meraih juara pertama putri. Ini tak lepas dari ketekunan dalam berlatih selama ini,” sebutnya. (ran)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button