Berita

Polres Toba Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak: Ini yang Perlu Dipedomani

FaseBerita.ID – Polres Toba lakukan penyemprotan Disinfektan secara serentak di wilayah hukumnya dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran, mobil dinas Polri, dan sebagian menggunakan alat manual (semprot), Selasa (31/3).

Ini dilaksanakan guna mencegah penyebaran virus Covid-19 dengan mempedomani standar WHO dan rekomendasi dokter Pusdokkes Polri.

Kapolres Toba AKBP Agus Waluyo menyampaikan kepada seluruh jajaran Polres Toba, meliputi Polsek Balige, Polsek Laguboti, Polsek Silaen, Polsek Habinsaran, Polsek Porsea, dan Polsek Lumbanjulu, untuk mematuhi aturan standar keselamatan demi menjamin keselamatan umum dalam kegiatan penyemprotan disinfektan.

Hal-hal yang perlu diketahui dalam melakukan penyemprotan disinfektan yakni, menggunakan larutan klorin seperti contoh pemutih pakaian dengan kadar aman yaitu satu ppm (part per million) atau satu mili liter klorin dicampur dgn satu liter air, karena larutan ini bersifat karsinogenik maka tidak boleh terhirup manusia, terkena selaput, lender, mata, hidung, mulut karena dapat menyebabkan kerusakan organ atau kanker.

Kemudian, penyemprotan diarahkan ke tempat, ruangan kosong, benda yang sering dipegang orang (publik) contoh handle pintu atau pagar kma pegangan tangga dan lainnya. Penyemprotan tidak boleh diarahkan langsung kepada tubuh manusia.

Untuk penyemprotan dalam ruangan tertutup, minimal empat jam setelah waktu penyemprotan baru boleh dimasuki. Untuk penyemprotan di ruang terbuka diarahkan ke tempat-tempat publik antara lain terminal, halte, taman2 bermain, lapangan, pasar, jalan umum dan lainnya.

Penyemprotan dengan menggunakan AWC, KBR, PMK dilaksanakan dgn penyetelan semprotan embun. “Untuk lebih jelasnya, pelaksanaan penyemprotan disinfektan dapat berkoordinasi dgn biddokkes kma urdokkes atau Dinkes setempat,” terang Kapolres. (os/ahu/sr)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button