Berita

Polres Simalungun Siapkan 200 Tolo-tolo untuk Arus Mudik

'Cek Kondisi Rumah Sebelum Mudik'

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Hingga H+4, Polres Simalungun menyiapkan 200 tolo-tolo atau tiang pembatas jalan yang akan digunakan untuk memudahkan pengaturan arus mudik libur Tahun Baru 2020. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar ketika meninggalkan rumah harus memperhatikan keadaan rumah apakah sudah dalam keadaan aman.

Kapolres Simalungun AKBP Herinertus Ompusunggu terus melakukan pemantauan secara langsung di lapangan untuk mengetahui secara langsung situasi arus lalin dan kesiap-siagaan para anggotanya di lapangan.

Di antaranya mendatangi Pos-pos Pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang tersebar di wilayah hukum yang dipimpinnya saat ini.

Saat ditemui awak media saat berada di Pospam Sinaksak Jalan Pematangsiantar-Tebing Tinggi, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Jumat (27/12) memberikan imbauan kepada masyarakat agar jika berkendara harus mengutamakan dan meningkatkan kehati-hatiannya, jangan kebut-kebutan.

Untuk khususnya di jalur menuju Parapat kepada pengendara agar menggunakan kecepatannya jangan melebihi 40 Km/Jam.

Selain itu juga diimbau kepada masyarakat agar ketika meninggalkan rumah harus diperhatikan keadaan rumahnya dalam keadaan aman.

“Periksa kondisi kompor gas, keadaan lampu dan peralatan listrik lainnya. Pastikan ketika sebelum berangkat keadaan pintu dan jendela harus dalam keadaan terkunci,” pungkasnya.

Pantauan wartawan, Minggu (29/12) selama Operasi Lilin Toba Tahun 2019 di wilayah hukum Polres Simalungun situasi lalu lintas masih dalam keadaan aman dan lancar, walaupun peningkatan jumlah kendaraan yang melintas mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Seperti di Jalan Pematangsiantar-Perdagangan, Jalan Pematangsiantar-Tebing Tinggi, Jalan Pematangsiantar-Tanah Jawa, dan Jalan Pematangsiantar-Parapat.

“Upaya mengantisipasi kemacetan di daerah yang rawan kemacetan, Polres Simalungun sudah melakukan berbagai upaya dan persiapan dengan membuat Innovasi sederhana namanya Tolo-Tolo. Walaupun sederhana terbuat dari batang bambu dan diberi pemberat semen di dalam ember sebagai wadahnya, namun sangat berguna dalam mencegah kemacetan,” ungkap Kasat Lantas Polres Simalungun Iptu Jodi kepada kru koran ini, Minggu (29/12) di Aspol Jalan Asahan, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar.

Ada 200 tolo-tolo yang sudah mereka buat, dan 100 batang sudah terpasang di Jalan Pematangsiantar-Tebing Tinggi, tepatnya mulai Simpang Sigagak Pasar Baru hingga ke Warung Makan Burung Goreng.

Sedangkan 100 batang lagi, pihak Polres Simalungun memberikannya kepada Polres Pematangsiantar untuk dipasang di Simpang Dua Jalan Parapat hingga Simpang Sidamanik.

“Kami letakkan Tolo-Tolo di tengah pembatas jalan, yang diantara tiang Tolo Tolo itu kami pasang tali. Tujuannya agar jika terjadi kepadatan dan kemacetan, kendaraan tidak ada yang saling mendahului dan harus tetap antre di jalurnya. Untuk itu kami imbau para pengemudi untuk saling bersabar, walaupun laju kendaraan pelan. Namun jika semua pengemudi dapat bersabar pastinya kemacetan dapat di atasi bersama,” kata Jodi.

“Prediksi kami, hari ini puncak arus mudik Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Sedangkan untuk arus balik diprediksi pada tanggal 4 dan 5 Januari 2020 mendatang. Kami jajaran Polres Simalungun bersama Stakeholder sudah standby dalam mengantisipasi jika adanya kemacetan. Kami sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas yang sudah kita rencanakan dari awal. Mohon doa restu dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat kepada Polri dalam menjalankan tugas khususnya menjaga kekondusifan perayaan Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 supaya aman dan lancar,” pungkasnya.

Tips Amankan Rumah Saat Mudik

Pada momen libur Tahun Baru kita biasa jadikan untuk ajang mudik ke kampung halaman, bersilaturahmi dengan sanak famili dan teman-teman sewaktu kecil. Pokoknya, mudik adalah tradisi yang wajib dilakukan oleh hampir sebagian besar masyarakat.

Eits, tapi jangan grasa-grusu kalau mau mudik. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat kamu mau mudik dan meninggalkan rumah. Simak tips agar rumah aman selama ditinggal mudik berikut ini.

Cabut Semua Aliran Listrik

Selain menghemat pengeluaran buat bayar listrik, mencabut aliran listrik yang sekiranya gak perlu harus menjadi salah satu hal yang gak boleh dilupain. Tentu saja kamu wajib mencabut kabel dari stop kontak televisi, radio, kulkas, penanak nasi, kipas angin hingga AC.

Karena kamu akan meninggalkan rumah dalam beberapa hari, maka semua peralatan elektronik di atas gak akan terpakai dan wajib dimatikan elektrifikasinya. Jangan salah, peralatan elektronik yang salurannya gak dicabut tetap menyedot penggunaan listrik lho. Jadi, lebih baik mencabutnya ketimbang aliran listrik terus nyala.

Selain itu, mencabut saluran listrik elektronik juga bermanfaat buat menghindari potensi korsleting yang bisa membahayakan rumah dari kebakaran.

Cabut Regulator Kompor Gas

Hal yang sering dilupakan banyak penghuni rumah ketika mudik adalah mencabut regulator kompor gas. Beberapa ahli menegaskan mematikan tombol kompor gas tanpa mencabut selang regulator gas belum sepenuhnya aman. Karena bisa saja ada percikan api yang tidak diketahui bisa menyambar gas dan berpotensi menjadikan rumah kebakaran.

Dengan demikian, mencabut selang regulator gas memang wajib dilakukan oleh para penghuni rumah saat hendak mudik ke kampung halaman.

Namun, sebagian orang bukannya gak sempat untuk mencabut regulator gas, hanya saja mereka kerap lupa untuk mencabutnya. Maka dari itu, mulai dari sekarang kalau perlu kamu bikin catatan pengingat bahwa kamu harus mencabut regulator gas sebelum pergi mudik.

Pastikan Semua Kran Air Ditutup

Tak sedikit para pelanggan PDAM kaget karena tagihan bulanan yang membengkak. Usut punya usut, ternyata penyebab membengkaknya tagihan karena ada kran air yang bocor atau tanpa diketahui menetes dengan volume yang kecil. Namun, sekecil-kecilnya tetesan air di kran jika tanpa diketahui selama berhari-hari bisa bikin jebol juga tagihan.

Nah, maka dari itu, periksa juga satu-satu kran PDAM di rumah kamu sebelum mudik apakah ada yang bocor dan tidak tertutup rapat atau tidak. Untuk lebih aman lagi, kamu bisa matikan saluran air PDAM di kran pusat yang ada di rumah kamu, sehingga alirannya dipastikan berhenti sejenak tanpa takut ada kebocoran air di rumah kamu.

Jangan Biarkan Rumah Tampak Kosong

Momen libur adalah waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh para maling. Mereka biasanya mengincar rumah-rumah kosong sebagai objek aksinya. Maka jangan heran kalau selama libur banyak pemberitaan tentang pencurian di rumah-rumah kosong.

Nah, tips agar rumah tidak tampak kelihatan kosong, kamu bisa mulai dengan menyalakan lampu luar di beberapa titik yang memang memerlukan cahaya ketika malam. Baiknya, pasang lampu otomatis yang bisa menyala di malam hari dan mati otomatis ketika siang hari.

Selain itu, kamu juga bisa menyusun beberapa sandal di depan pintu selayaknya di rumah yang kamu tinggalkan ada penghuninya.

Pastikan semua pintu dan jendela terkunci

Hal paling penting saat meninggalkan rumah saat mudik adalah mengunci semua akses masuk seperti pintu dan jendela. Gunakan jenis kunci pintu yang bisa mempersulit akses para maling, karena biasanya maling masuk melalui pintu masuk dengan cara membongkar lubang kunci.

Selain itu, usahakan juga jendela rumah kamu memiliki besi teralis untuk mempersulit akses maling. Jika semua dirasa sudah terkunci secara aman, maka kamu bisa meninggalkan rumah untuk mudik secara aman dan nyaman tanpa khawatir memikirkan kondisi rumah kamu.

Titipkan kepada Orang yang Dipercaya

Tips paling ampuh agar rumah kamu aman selama ditinggal mudik adalah menitipkannya kepada orang yang bisa dipercaya. Mereka bisa saudara, tetangga atau satpam perumahan yang tentunya sudah kamu kenal baik. Namun, tetap saja kamu harus mengunci bagian-bagian tertentu rumah kamu seperti kamar utama atau ruangan yang sekiranya terdapat barang dan dokumen penting.

Jika memang rumah kamu dititipkan, biarkan mereka menjaga rumah kamu di ruang keluarga atau kamar khusus agar mereka tetap bisa nyaman saat menjaga rumah kamu selama ditinggal mudik. Jangan lupa berikan mereka bekal selama rumah kamu dititipkan. Paling tidak, kamu bisa mempersilahkan mereka untuk bisa mengolah bahan makanan yang ada di rumah kamu selama ditinggal mudik.

Nah, itulah beberapa tips agar rumah aman selama kamu mudik ke kampung halaman. (adi/int)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button