Berita

Polres Sibolga Gelar Latihan Sispamkota

FaseBerita.ID – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) 2020 terus berjalan meski penularan Covid-19 di Indonesia terus meningkat dan melewati angka 100.000 kasus. Pada awal pandemi Covid-19, Komisi Pemilihan Umum ( KPU) sempat menunda tahapan pilkada selama tiga bulan, terhitung sejak Maret hingga pertengahan Juni.

Tahapan Pilkada baru dilanjutkan kembali pada pertengahan Juni lalu. Pemungutan suara yang semula dijadwalkan digelar pada 23 September pun tertunda hingga 9 Desember.

Sebagai penyelenggara, KPU berdalih, pihaknya terus menjalankan tahapan pilkada sebagaimana aturan yang tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020.

PKPU itu mengatur tentang tahapan, program dan jadwal pemilihan kepala daerah. “(Tahapan Pilkada) tetap berjalan. Saat ini sesuai dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tahapan Pilkada Serentak Lanjutan 2020 tetap berjalan,” kata Komisioner KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (29/7/2020).

Menurut Raka, pihaknya juga terus mencermati perkembangan kasus Covid-19 di Tanah Air.

Oleh KPU, data penularan Covid-19 dijadikan acuan untuk mengantisipasi dan memastikan tahapan pilkada tak menyebarkan virus. KPU pun telah mengatur agar seluruh tahapan pilkada dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

“KPU Kota Sibolga sejauh ini telah melaksanakan tahapan-tahapan yang sempat tertunda, dan sudah mendekati rencana untuk penetapan DPS dan akan memasuki tahapan pendaftaran bakal pasangan calon,” kata Ketua KPU Sibolga Khalid Walid.

Menurut dia, hingga saat ini KPU Kota Sibolga belum ada menerima untuk adanya penundaan kembali pelaksanaan pilkada. Jika memang ada penundaan kembali tentunya ada pemberitahuan dari KPU RI.

Sementara itu Menjelang pelaksanaan Pilkada 2020, Polres Sibolga telah menggelar latihan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Lapangan Simaremare Sibolga.

Kegiatan pelatihan tersebut digelar selama dua hari yang dimulai Selasa (18/8) hingga Rabu (19/8).
Pelatihan sispamkota ini diikuti 101 personel, dengan tenaga pelatih Brimob Detasemen C Sipirok Tapanuli Selatan.

Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin senin (24/8) mengatakan tujuan melatih kemampuan dan keterampilan personel Polres Sibolga tersebut, untuk menangani massa pengunjuk rasa maupun gangguan Kamtibmas, khususnya saat pengamanan pilkada yang akan digelar pada akhir tahun ini.

“Kegiatan latihan Sispamkota ini bertujuan agar personel yang terlibat dapat memahami tugas pokok dan fungsi serta peran masing-masing satuan jelang pilkada ini,” ujar Sormin.

Sementara dalam latihan tersebut, digambarkan adanya ancaman dan gangguan Kamtibmas saat pelaksanaan rangkaian pilkada. Sehingga polisi mulai mengambil langkah-langkah dari tindakan prefentif yang sampai akhirnya harus dilakukan tindakan tegas. (mis)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button