Berita

Polres Padang Lawas Ungkap 23 Kasus

FaseBerita.ID – Sejak diresmikan 13 Desember 2019 lalu, Polres Padang Lawas berhasil mengungkap kasus tindak pidana di Kabupaten Palas. Dan, Kamis (5/3) kemarin, rilis hasil tangkapan berikut tersangka dan barang bukti pun digelar di pelataran Mapolres Palas.

Dalam keterangan Kapolres AKBP Jarot Yusviq Andito Sik yang turut dihadiri Bupati Palas H Ali Sutan Harahap (TSO) dan Ketua FKUB H Haris Lubis membeberkan, tangkapan itu mulai dari tindak pidana pembunuhan, Narkoba dan pekat. Untuk kasus pembunuhan, polisi mengamankan SS sebagai tersangka utama terhadap korban RH, yang mayatnya ditemukan di parit pinggir jalinsum Sabatolang Aek Nabara Barumun.

Barang buktinya diamankan berupa tali nilon, gelang dan anting emas serta sepeda motor jenis Honda Beat milik korban.

“Motifnya masalah pribadi antara pelaku dan korban, yakni menuntut sesuatu, dan sudah direncanakan (340),” beber AKBP Jarot.

Untuk curanmor dan 303, polisi merilis 9 tersangka. Barang bukti ranmor turut mengamankan dua sepeda motor, sedang judi mengamankan BB uang tunai Rp,1,2 juta dan satu unit sepeda motor serta rekap pasangan nomor.

“Curanmor tiga orang pelaku lokal, enam pelaku 303,” ujar Kapolres.

Sedang kasus narkoba polisi juga mengungkap 9 orang pelaku yang dirilis. Barang bukti berupa Sabu seberat 11,77 gram, ganja 2,44 gram.

“Kurang lebih dua bulan, 23 kasus berhasil diungkap,” tandas pria berkaca mata ini.

Di situ Bupati TSO, turut mengapresiasi kepada Polres Palas yang baru beroperasi lebih kurang dua bulan, sudah berhasil mengungkap berbagai berbagai kasus tindak pidana. Termasuk pembunuhan yang sempat menghebohkan warga itu.

“Dengan gerak cepat, polres berhasil menangkap pelaku di Pelelawan Riau,” sebut TSO.

Apresiasi tinggi juga disampaikan ketua FKUB H Haris Lubis kepada polres palas yang berhasil mengungkap kasus kejahatan di palas. Tidak saja pembunuhan, pekat juga dibasmi. “Terima kasih kepada pak kapolres atas dedikasinya mengabdi demi padang lawas,” kata H Haris. (tan)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button