Berita

Polisi Tanjungbalai Ringkus Pengedar Sabu

FaseBerita.ID – Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai mengamankan seorang tersangka kasus Narkotika jenis sabu dari Jalan. Mulia. Lngkungan IV, Kelurahan Kuala Silo Bestari, Kecamatan Tanjung Balai Utara. Rabu (12/08) sekitar pukul 16.30 WIB.

Tersangka tersebut bernama Robbby (26 ) warga Jalan Mulia. Lingkungan IV. kelurahan Kuala Silo Bestari, Kecamatan Tanjung Balai Utara.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 7 bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis shabu dengan berat kotor 10,26 gram. Uang tunai Rp420.000 yang diduga keuntungan hasil penjualan narkotika jenis sabu.

Kemudian satu unit Handphone Android merk Samsung warna hitam, Satu (1) Kotak kaleng permen Teens warna Pink, 1 (satu) plastik klip transparan berisi satu (1) lembar tissue warna putih dan 10 lembar plastik klip transparan kecil kosong.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yuda Prawira dalam keterangannya kepada media, Kamis (13/8) mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengatakan bahwa di Jalan Mulia tepatnya di sebuah gang sempit ada seorang laki-laki yang memiliki narkotika jenis sabu.

Atas informasi tersebut team Unit 2 Opsnal Sat Res Narkoba yang dipimpin AIPTU NB Harianja melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan penyelidikan dan hasil lidik informasinya benar, maka personil langsung mendatangi TKP dan melakukan penangkapan terhadap Robby.

Melihat kedatangan personil, tersangka langsung membuang satu bungkus plastik klip transparan berisi diduga narkotika jenis sabu dengan tangan kirinya, selanjutnya petugas melakukan penggeledahan badan tersangka dan dikantong kiri dan kanan celana bagian belakang Tsk juga dapat ditemukan BB diduga narkotika sabu.

Petugaspun menginterogasi Robby dan  dia menerangkan  bahwa narkotika jenis shabu tersebut adalah benar miliknya.

“Selanjutnya barang bukti dan tersangka dibawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut dan ia dijerat Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) Undang-undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan Ancaman Hukuman Paling Singkat 5 Tahun Paling Lama 20 Tahun,” pungkas AKBP Putu Yuda Prawira. (CK-04)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button