Berita

Polisi Sibolga Tangkap 2 Pengedar Sabu

FaseBerita.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Sibolga menangkap dua pengedar narkotika jenis sabu-sabu, Minggu (20/9) lalu. Dari tangan kedua pria yang diketahui berinisial MNS alias L (41) dan MFYS I (40) tersebut, disita barang bukti berupa 4 paket sabu terbungkus plastik bening dengan berat 32,26 gram.

Kemudian ada juga 4 paket daun ganja terbungkus kertas warna coklat dengan berat 2,46 gram, 1 unit sepedamotor jenis Yamaha NMax warna hitam tanpa plat dan uang sebesar Rp2.000.000.

Ada lagi sebuah tas merk K-SWISS, sebuah kotak berlakban coklat, bungkus rokok, sebuah kotak HP dan sebuah timbangan digital.

Menurut keterangan polisi, keduanya ditangkap dari dua tempat berbeda. “Sekira pukul 10.00 WIB diamankan MNS, warga Jalan August Marpaung Sibolga. Diamankan dari atas becak di daerah Pintu Angin. Dari keterangan MNS diketahui kalau MFYS baru beli sabu. Sekitar pukul 13.20 WIB, diamankan lagi MFYS, warga Desa Pargodungan Tapteng dari Lapangan Simare-mare,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Jumat (2/10).

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa sabu tersebut diperoleh MNS dari daerah Kabupaten Madina.

“Rabu (2/9) MNS menghubungi temannya di Medan untuk memesan sabu. Dia diarahkan ke seseorang yang menyuruhnya terlebih dahulu mentransfer uang sebanyak Rp5 juta. Kemudian, MNS berangkat ke Medan. Tiba di Medan, dia diarahkan berangkat ke Kecamatan Batang Natal Kabupaten Madina. Di sana dia ketemu seseorang dan menerima sebuah kotak kecil dilakban coklat. Minggu (6/9) sekira pukul 13.00 WIB, MNS kembali ke Sibolga,” terangnya.

Saat kotak dibuka, di dalamnya terdapat sabu sebanyak 100 gram atau 1 ons. Sabu kemudian dibagi menjadi beberapa paket kecil dan menjualnya. “Mayoritas sabu dijual kepada nelayan,” kata Sormin menjelaskan pengakuan MNS.

Setelah mengantongi hasil penjualan, MNS kembali mentransfer uang kepada orang yang ditemuinya di Medan. “Ditransfer kembali uang sebanyak Rp4 juta,” pungkasnya.

Keesokan harinya, MNS menjual sisa sabu nya kepada MFYS seberat 15 gram atau 3 sak. “MNS menerima uang Rp1.700.000, sisanya potong hutang sebesar Rp4.800.000,” jelas Sormin.

Usai menjalani pemeriksaan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Diduga kedua tersangka telah melakukan tindak pidana, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum menjual, membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I atau memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan narkotika golongan I jenis bukan tanaman (sabu) yang beratnya melebihi 5 gram dan ganja dan atau permufakatan jahat dalam melakukan tindak pidana narkotika golongan I sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 112 ayat (2) dan pasal 111 ayat (1) Jounto pasal 132 ayat (1) dari Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, keduanya diancam hukuman di atas 5 tahun. (ts)



Pascasarjana


Unefa
Back to top button