Berita

Polisi Minta Keterangan Warga Sibolga yang Pulang dari Malaysia

FaseBerita.ID – Antisipasi penyebaran virus corona, polisi mendatangi empat warga Sibolga dan satu warga Tapanuli Tengah yang baru saja pulang dari Malaysia. Kelima orang tersebut masing-masing SG (21), MA (28), DC, YA (27) dan RR.

Tak hanya itu, sebelumnya Dinas Kesehatan juga sudah memeriksa kelimanya dan dinyatakan negatif corona.

“Kapolsek Sibolga Sambas Iptu R Panjaitan didampingi Unit Intel Polsek Sibolga Sambas memintai keterangan 5 warga yang baru pulang dari Malaysia dalam rangka pencegahan virus corona di Indonesia, khususnya di Kota Sibolga. Informasi awal diketahui dari medsos yang diposting oleh akun FB atas nama SOENIA LOONY CEWE CU’TE tertanggal 15 Maret 2020 yang mengupload foto di akunnya dan mengatakan bahwasanya orang yang ada di foto itu baru pulang dari Malaysia dan positif terinfeksi virus corona,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Senin (16/3).

Menurut keterangan kelima warga tersebut, mereka berangkat dari Sibolga menuju Malaysia tanggal 4 Maret 2020 via bandara Silangit. Mereka di Malaysia selama 4 hari dalam rangka menghadiri pesta pernikahan sepupunya. “Tujuan SG dan kawan-kawan untuk menghadiri akad nikah sepupu mereka. Sekalian perjalanan wisata,” ungkapnya.

Setelah diperiksa dan dinyatakan negatif virus corona, Dinas Kesehatan Sibolga kemudian mengeluarkan surat pernyataan terkait status kelima warga tersebut.

Polisi kemudian menyarankan agar kelimanya mengurangi aktifitas di luar rumah serta berinteraksi dengan warga sekitar tempat tinggal.

“Dan disarankan agar tetap memakai masker,” kata Sormin sembari menambahkan bahwa pihaknya juga memberi imbauan kepada warga melalui kepala lingkungan, agar tetap waspada dan menjaga kebersihan dan tidak mudah percaya dengan berita medsos yang belum pasti kebenarannya.

5 ABK Negatif Virus Corona

Sementara itu Kordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Medan untuk Wilayah Kota Sibolga, Edison Gultom mengungkapkan, sebanyak 15 Anak Buah Kapal (ABK) aspal curah Singapura yang sandar di Pelabuhan Sibolga negatif virus corona.

Hal itu diungkapkan Edison, Senin (16/03) Siang, menjawab pertanyaan wartawan. “Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 15 ABK aspal curah dari Singapura. Kelimabelas ABK dinyatakan negatif virus corona dan sekarang mereka telah kembali ke Singapura pada Minggu (15/3) lalu,” Kata Edison.

Masih katanya, kapal aspal curah yang bernama Mv Endricko yang membawa muatan aspal curah milik PT Multi Tranding Pratama Sibolga sampai di Pelabuhan Sibolga pada Jumat (13/3). “Mereka sandar selama dua hari. Setelah mereka membongkar aspal muatan yang dibawa, mereka kembali menuju Singapura. Selama mereka sandar di Pelabuhan Kota Sibolga, kita langsung melakukan pemeriksaan kepada 15 ABK mengunakan thermo gun, hasilnya negative,” ujarnya.

Terkait antisipasi masuknya virus corona atau covid-19 di Pelabuhan Sibolga, Edison Gultom mengatakan pihaknya sudah menyemprotklan disinfektan di seluruh areal pelabuhan.

“Kita melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area pelabuhan Kota Sibolga dan jika memang ada warga negara asing yang memasuki pelabuhan, kita sudah koordinasi dengan Imigrasi.”

Saat dipertanyakan oleh awak media mengenai pos pencegahan covid-19 di Pelabuhan Kota Sibolga, Edisun menjawab pertanyaan awak media dengan singkat. “Kita belum ada Standar Opersional Prosedur (SOP) untuk Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Medan untuk Wilayah Sibolga. Untuk itu kita belum ada pos pencegahan covid-19.”

Sambungnya, akan tetapi pihaknya telah bekerjasama dengan pihak pelabuhan. “Jika memang ada warga negara asing yang melewati jalur laut dan singgah di Pelabuhan Sibolga, maka pihak pelabuhan akan melaporkan kepada KKP. Selanjutnya akan kita lakukan pemeriksan dan langsung dibawa ke kantor kita. Sejauh ini belum ada kita temui yang terjangkit virus corona. Namun kita akan tetap siaga dengan bekerja sama denga pemerintah setempat.” (ts/tam)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button