Berita

Polisi Didesak Serius Tuntaskan Kasus Penganiayaan Wartawan

MEDAN, FaseBerita.ID – Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh pemilik arena judi tembak ikan di Komplek Brayan Trade Center terhadap jurnalis senior Posmetro Medan Budi Hariandi beberapa waktu yang lalu mendapat tanggapan dari Direktur LBH Medan Ismail Lubis.

Menurut Ismail, tugas jurnalis dalam melakukan peliputan dilindungi oleh Undang-Undang pers Nomor 40 Tahun 1999. Untuk itu, seharusnya semua pihak baik masyarakat ataupun aparatur pemerintahan menghormati kerja-kerja jurnalis.

Namun, jika ada yang sengaja menghalangi dan merasa alergi terhadap kerja-kerja jurnalis, yang menghalangi itu patut dicurigai. Tidak menutup kemungkinan yang bersangkutan itu justru menyimpan sesuatu yang melanggar hukum dan sebagainya. Apalagi tempat usaha yang mau diliput itu ada praktek perjudiannya.

“Terkait penganiayaan-nya itu, kita mendesak pihak aparat kepolisian untuk benar-benar serius menangani kasus tersebut. Karena jangan sampai peristiwa ini menjadi ancaman bagi jurnalis lain yang mencoba untuk mendapatkan pemberitaan-pemberitaan demikian,” kata Ismail ketika diwawancarai wartawan melalui sambungan telepon, Senin (1/4) sore.

Baca juga: Bandar Judi Ancam Bunuh dan Aniaya Wartawan; Tangkap dan Seret Pelaku ke Ranah Hukum!

Lebih lanjut Ismail menegaskan, dari kasus ini pihaknya juga menguji penegak hukum apakah mampu menangani kasus kekerasan terhadap jurnalis ini. Jangan seolah-olah tidak ada tindak lanjut dari laporan korban atau laporannya jalan di tempat.



Pascasarjana

Unefa
1 2Laman berikutnya
Back to top button