HUT RI
Berita

PMII Demo ke Polres Labuhanbatu: Usut Kasus Kades Bandar Lama

FaseBerita.ID – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Labuhanbatu berunjukrasa di depan Mapolres Labuhanbatu, di Jalan MH Thamrin, Rantauprapat, Jumat (2/8/2019).

Dalam aksinya massa menuntut penegakan hukum terkait tindak pidana oknum Kepala Desa Bandar Lama, Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara, terhadap warga desa tersebut.

Massa juga membentang sejumlah poster yang berisi sejumlah statmen. Diantaranya, ‘Tegakkan supremasi hukum setegak-tegaknya’ dan ‘Hukum jangan menjadi tumpul buat pejabat’ ‘Warning! Bapak Kapolres Labuhanbatu tangkap dan pejarakan pejabat yang melanggar peraturan’.

Koordinator aksi Irfan Aroma Sari Siregar juga membagikan selebaran kepada pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalan MH Thamrin, Rantauprapat tersebut.

Sejumlah tuntutan tertuang dalam aksi itu. Diantaranya, meminta kepada aparat kepolisian terkhusus Kapolres Labuhanbatu agar berani mengusut tuntas hasil laporan dan pengaduan masyarakat terkait maraknya pencurian dan narkoba di Labuhanbatu.

Kemudian, meminta aparat kepolisian terkhusus Polres Labuhanbatu agar mengusut tuntas kasus kekerasan yang diduga dilakukan Kepala Desa Bandar Lama, Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara, terhadap seorang petani bernama Mubin Sitorus ditandai dengan adanya bukti laporan polisi Nomor LP/40/IV/2019/SU /Res.LBH/Sek.Kualu Hulu.

Lalu, massa meminta Kadis PMD Kabupaten Labuhanbatu Utara memberikan sikap dan tindakannya terhadap okum kepala desa yang melakukan tindak kekerasan. Dan memecat aparat desa yang melanggar aturan yang mencoreng nama baik aparat pemerintah. Meminta kepada aparat kepolisian lebih berani dalam mengawasi dan mengambil tindakan dalam penyalahgunaan anggaran dana desa.

Dalam gelar aksi tersebut, massa diterima Kepala Satuan Intelkam Polres Labuhanbatu, AKP Fadlun Al Fitri. “Kasusnya telah diproses, dan bahkan telah P21. Senin kemarin sudah dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Rantauprapat,” kata Fadlun.

Setelah menyampaikan aspirasinya, massa yang di kawal ketat oleh pihak kepolisian itu, membubarkan diri secara tertib. (bud/rah)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button