Berita

Plh Sekda Siantar Tak Paham Kasus ‘Smart City’ Posma Sitorus

SIANTAR, FaseBerita.ID – Kasus dugaan korupsi program Smart City dengan tersangka Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pematangsiantar Posma Sitorus serta sekretarisnya Acai Sijabat, masih bergulir di kejaksaan. Namun, Posma dan Acai tidak kunjung ditahan meskipun gugatan praperadilan keduanya sudah ditolak majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar.

Meski kasus ini sudah muncul sejak beberapa bulan lalu, namun Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Pematangsiantar Kusdianto mengaku tidak memahami kasus yang menjerat bawahannya itu. Termasuk mengapa keduanya, Posma dan Acai, belum dicopot dari jabatannya meski berstatus tersangka. Padahal sebelum menjabat Plh Sekda, bahkan hingga saat ini, Kusdianto mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Kadisporabudpar) Pematangsiantar, atau satu level dengan Posma.

“Saya masih baru menjabat. Jadi saya belum tau semuanya,” tukas Kusdianto yang ditemui Senin (7/10/2019).

Kasat Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar BAS Faomasi Jaya Laia yang ditemui hanya mengatakan kasus tersebut masih dalam proses penyidikan dan pemeriksaan saksi.

“Kita dan tim masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Kemarin kan belum dibuat nama tersangkanya, sekarang kan di BAP sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Saat disinggung apakah masih ada pemanggilan lanjutan terhadap Posma dan Acai, dan kebijakan Kejari untuk menahan keduanya, Faomasi hanya mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

“Masih dalam penyelidikan. Kita sudah dua kali melakukan pemanggilan setelah putusan gugatan praperadilan. Posma dan Acai memenuhi panggilan kedua. Kita juga telah memanggil beberapa saksi juga. Untuk menahan, kita masih pembicaraan dengan tim,” tegasnya.

Faomasi juga membantah ada kendala yang dihadapi pihaknya untuk menahan kedua tersangka.

“Tidak ada kendala. Kan, kita perlu memeriksa satu per satu lagi. Termasuk rekanan dan penerima-penerima tetap kita periksa lagi. Untuk tersangka lain, tidak tertutup kemungkinan. Nanti kita lihat prosesnya,” tukasnya.

“Sabarlah ya, masih tahap pemeriksaan dan kita masih fokus terhadap Posma dan Acai,” katanya lagi. (mag-04)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button