Berita

PKL Pasar Sibabangun akan Ditertibkan

TAPTENG, FaseBerita.ID – Mengatasi kemacetan di sepanjang Jalinsum Sibabangun akibat aktivitas pedagang setiap hari pekannya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), melalui Pemerintah Kecamatan Sibabangun akan segera merelokasi para pedagang yang berjualan di pinggir jalan dan seputar pelataran parkir.

Kepala Dinas Perindag Berlin Doloksaribu melalui Camat Sibabangun Maslina mengatakan, telah menyiapkan gedung yang layak untuk menampung para pedagang yang berjualan disepanjang pelataran parkir dan bahu jalan. Ia menyebutkan, dua unit balairung dan satu setengah haktar lahan terbuka telah disiapkan untuk relokasi.

“Bangunannya sangat layak, pedagang yang berjualan di sepanjang jalan akan kita relokasi ke sana,” ujar Maslina, disela-sela sosialisasi kepada para PKL di pasar Sibabangun, Rabu (30/10/2019).

Ia meyakini, aktivitas pasar Sibabangun untuk pekan depan tidak lagi akan mengganggu kelancaran arus lalulintas di Jalinsum Sibolga-Padang Sidempuan. Hingga saat ini, ujar Maslina, pengelola pasar sedang melakukan pendataan jumlah pedagang yang akan direlokasi.

“Ini tidak lagi main-main, pedagang membandel akan kita tindak tegas” sebutnya.

Terpisah, Desjan Sipahutar (35), mengapresiasi kebijakan yang diterapkan Dinas Perindag Tapteng. Bersama dengan beberapa warga Sibabangun lainnya, ia mengucapkan terima kasih atas upaya pihak terkait dalam mengatasi kemacetan dan kesemrawutan pasar Sibabangun yang telah cukup lama berlangsung.

Desjan juga berharap, para komunitas pasar yang terdiri dari pedagang, konsumen dan pemasok, dapat mendukung program relokasi yang diterapkan. Menurutnya, jikapun peran Pemerintah sangat dominan dalam mengatur keberadaan pasar tradisional agar terkelola dengan baik, tanpa dukungan para komunitas pasar hal itu tidak akan terwujud.

“Kita mendukung kebijakan yang akan dilakukan Dinas Perindag Tapteng, karena ini untuk kebaikan bersama,” tukasnya. (ztm/osi)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close