Berita

Pindah Memilih Bisa Diurus -7 Hari H

TAPSEL, FaseBerita.ID – Pengurusan pindah memilih dapat dilakukan sampai 7 hari sebelum hari pemungutan suara, pukul 16.00 Wib. Hal ini dikatakan Efendi Rambe, Divisi Perencanaan Data dan Informasi, KPU Tapsel, Senin (1/4).

“Menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, nomor 20/PUU-XVII/2019 tanggal 26 Maret 2019. Dimana, KPU RI mengeluarkan surat edaran No. 577/PL.02.1-SD/01/KPU/III/2019 pada tanggal 29 Maret 2019, tentang tindak lanjut putusan MK RI itu. Dan, KPU Kabupaten Tapsel menyampaikan kepada masyarakat khususnya di Tapsel,” sebutnya.

Diungkapkan, adapun kriteria pindah memilih yang dapat diakomodir hanya 4 keadaan tertentu. Yaitu, warga yang sedang sakit dan berada di Rumah Sakit ataupun Puskesmas, tertimpa bencana alam, menjadi tahanan di Lapas ataupun Rutan serta warga yang sedang menjalankan tugas pada saat pemungutan suara.

“Apabila ada pemilih sesuai kriteria yang disebutkan, dapat melaporkan kepada PPS ataupun KPU, untuk didaftarkan ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan akan diberikan formulir A.5 KPU, dan dibawa pada saat pemungutan suara di TPS tujuan,” terangnya.

Lantas, untuk kriteria sedang menjalankan tugas pada hari pemungutan suara, adalah pemilih yang sedang melakukan tugas kepemiluan dan non kepemiluan, dibuktikan dengan surat tugas dari instansi yang menugaskan pemilih tersebut.

“Kemudian, bagi warga yang belum terdaftar di DPT dan DPTb, masih bisa didaftar ke dalam daftar pemilih khusus (DPK) sesuai dengan domisili di KTP elektronik yang bersangkutan. Adapun syaratnya adalah memiliki KTP elektronik. Pada hari H pemungutan suara warga dapat menggunakan SUKET (Surat Keterangan) dari Dukcapil Tapanuli Selatan dan didaftar ke DPK juga harus sesuai dengan domisili yang tertera dalam SUKET tersebut,” ungkapnya mengakhiri. (ran)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button