Berita

Pilkada Labuhanbatu: Dana Kampanye Maksimal Rp 32 Miliar

FaseBerita.ID – Dana kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Labuhanbatu Pilkada 2020, baik bersumber dari dana pribadi maupun sumbangan dari pihak lain maksimal Rp 32 Miliar.

“Khusus untuk dana sumbangan, masing-masing Paslon hanya boleh menerima maksimal sebesar Rp32 miliar” ujar Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi, Senin (5/10).

Informasi yang dihimpun, lima pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu peserta Pilkada tahun 2020, telah menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke KPU Labuhanbatu jalan WR Supratman nomor 52 Rantauprapat.

Penelusuran di website KPU Labuhanbatu sesuai pengumuman nomor : 427/PL.02.5-Pu/1210/KPU-Kab/IX/2020 tentang hasil penerimaan laporan awal dana kampanye dituliskan, Paslon nomor urut 1, H Tigor Panusunan Siregar-H Idlinsah Harahap memiliki dana kampanye sebesar Rp100.000. Paslon nomor urut 2, H Erik AdtradaRitonga-Hj Ellya Rosa Siregar sebesar Rp1.000.000, Paslon nomor urut 3 H Andi Suhaimi Dalimunthe-Faizal Amri Siregar sebesar Rp100.000, Paslon nomor urut 4 H Abdul Roni -Ahmad Jais sebesar Rp1.000.000 serta Paslon nomor urut 5, Suhari Pane-Irwan Indra sebesar Rp1.000.000.

Wahyudi menjelaskan, masih panjang tahapan dan jangka waktu terkait laporan yang merupakan data awal besaran keuangan biaya kampanye masing-masing Paslon.

Berdasarkan tahapan, penyerahan LADK 25 September, pengumumannya 26 September, penyerahan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) 31 Oktober, pengumuman LPSDK 1 Nopember.

Selanjutnya, penyerahan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) tanggal 6 Desember, penyerahan LPPDK kepada kantor akuntan publik tanggal 7 Desember, audit LPPDK sejak 7 hingga 21 Desember.

Selain itu, tahapan untuk penyampaian hasil audit LPPDK kepada KPU Kabupaten Labuhanbatu 22 Desember, penyampaian hasil audit kepada Paslon dan pengumuman hasil audit sejak tanggal 23 sampai 25 Desember.(oen/fi)



Pascasarjana


Unefa
Back to top button