Berita

Pilkada Asahan 2020 Tanpa Calon Independen

FaseBerita.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Asahan memastikan tidak ada satu bakal calon yang maju dari jalur perseorangan/ independen pada pesta demokrasi serentak pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 di Bumi Rambate Rata Raya.

Kepastian itu didapat karena hingga tanggal 23 Februari 2020 sampai pukul 24.00 WIB tidak ada satupun bakal calon independen yang datang dan menyerahkan berkas administrasi mereka ke kantor KPU Asahan di Jalan Sisingamangaraja, Kisaran.

“Sampai jam 24.00 WIB tadi malam tidak ada bakal pasangan calon perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Asahan yang menyerahkan syarat dukungannya ke KPU Asahan,” kata ketua KPU Asahan, Hidayat SP, kepada wartawan Senin (24/2).

Ini artinya, pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Asahan akan diramaikan oleh bakal calon yang bertarung lewat jalur partai, dimana untuk pendaftaran bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Asahan dari jalur partai politik pada tanggal 16-18 Juni 2020 mendatang.

Padahal sebelumnya, KPU Asahan telah menerima kunjungan dan melakukan rapat kordinasi dari calon pasangan bakal perseorangan yakni tim Indra Kesuma dan Herman. Tidak jelas apa yang membuat tim tersebut tak kembali lagi ke kantor KPU Asahan untuk mengembalikan berkas dukungannya minimal 38.719 form dukungan.

Dengan demikian, ini berarti sepanjang catatan sejarah Pemilihan Umum di Kabupaten Asahan dilaksanakan belum ada satupun pasangan calon kepala daerah yang berani maju dari jalur perseorangan /independen.

Sebelumnya ada beberapa tokoh dan pasangan calon yang bakal meramaikan Pilkada Asahan 2020 diantaranya pasangan petahana Surya -Taufik, kemudian ketua DPC PDI Perjuangan Asahan Rosmansyah berpasangan dengan Hj Winda Fitrika yang merupakan mantan istri almarhum Bupati Asahan, kemudian ada mantan Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung bersama Henri Siregar, Syamsul Qodri, Idris, Musa Siregar dan Panusunan Siregar. (per/rah)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button