Berita

Petugas Kebersihan Usia 56 Tahun Diberi Kesempatan Kerja Sampai Akhir 2019

SIANTAR, FaseBerita.ID – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar memberikan ruang kepada Tenaga Harian Lepas (THL) khusus tenaga kebersihan yang masuk usia masa berhenti kerja untuk kembali bekerja hingga 31 Desember 2019.

Ruang ini dibuka menunggu diubahnya Peraturan Walikota  (Perwa) No 18 tahun 2016. Hal ini disampaikan, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengadaan di BKD Farhan, Rabu (20/3).

Menurutnya, ada masalah kelak jika ada perpanjangan kerja di atas tahun 2019 ini yaitu temuan bagi BPK.

“Kita melihat ini akan menjadi temuan kalau tetap diberi ruang bekerja. Untuk THL, dengan alasan yang masih kuat, banyak Camat yang meminta agar tetap dipekerjakan. Tapi aturan tidak menginjikannya dan banyak yang meminta agar dilakukan revisi aturan,” jelasnya.

Baca: DPRD Siantar Nilai Administrasi Pemko “Aneh”

Ia mengakui, saat ini THL kebersihan ada sebanyak 98 orang masuk usia berhenti bekerja karena sesuai Perwa tersebut batas usia kerja hanya sampai 56 tahun. Di samping juga, pemerintah pusat sudah menegaskan kepada seluruh Pemerintah Daerah untuk tidak mengangkat lagi honorer atau dengan nama sebutan lainnya.

“Diberi tenggang waktu kepada Pemda untuk menyelesaikan atau menolkan THL maupun honorer sekitar lima tahun ini,” ucapnya.

Dijelaskan, mengenai THL kebersihan yang ada di Dinas Lingkungan Hidup, di Kecamatan dan Kelurahan yang diangkat oleh dinas terkait, Sekretaris Daerah (Sekda) telah menyampaikan instruksi bahwa THL tidak boleh diangkat selain oleh Sekda.

“Kami di BKD hanya administrator. Yang membuat penugasan dari OPD masing-masing tapi ini sudah dilarang,” terangnya.

“Ke depannya seluruh THL harus melalui SK Sekda dan sejak Desember sudah kita sampaikan kepada OPD untuk melaporkan data dan sudah ada yang menyampaikan data. Hasilnya ada yang tidak sesuai batas umur,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris BKD Jan Purba mengakui bahwa tahun ke tahun kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar semakin terasa. Sejauh ini tercatat pegawai di kota ini berstatus ASN hanya berkisar 4.500 orang. Ia mengakui, kekurangan ASN ini tidak lepas dari moratorium yang dulu dibuat oleh Walikota sebelumnya dan juga adanya yang pensiun selama kurung waktu 6 tahun terakhir.
Mengatasi kurangnya pegawai ini, kata Jan Purba, Pemko mengandalkan THL dan juga honorer.

Dijelaskan, saat ini jumlah THL dan honorer berkisar 1.600 orang. Mereka ditempatkan di berbagai bidang di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Umumnya honorer dan THL ditugaskan di bidang kebersihan, baik di kantor  Camat dan di Dinas Lingkungan Hidup. Jan Purba mengakui keberadaan THL dan honorer masih sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, tidak ada pemberhentian atau pemutusan hubungan kerja di luar batas usia.

Untuk mengatasi ini, BKD berharap di tahun ini ada Calon Penerimaan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan hal ini sedang diupayakan ke perintah pusat.

“Jumlah yang honorer dan THL kita berkisar 1.600 orang. Sekitar 1.000 untuk kebersihan. Selebihnya ada di kantor-kantor,” ucapnya. (pam/pra)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button