Berita

Pesan Warga, Jangan Hanya Tangkap Jurtul Togel!

SIANTAR, FaseBerita.ID-Tim Satuan Reskrim Polres Pematang Siantar unit Jatanras kembali mengamankan pelaku tindak pidana perjudian Jenis Hongkong (Toto gelap-red), tepatnya pada hari Senin (16/03) sekira pukul 20.45 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan, penangkapan itu berawal dari  informasi dari warga setempat, yang menyebut bahwa di kedai tuak milik Jumiran. Tepatnya di Jalan Teratai, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, sering dijadikan sebagian warga melakukan tindak pidana perjudian jenis togel hongkong.

Menindak lanjuti hal itu. Tim Unit Satreskrim Jatanras Polres Siantar, bergerak cepat untuk menindaklanjuti ke lokasi. Saat dilakukan pengintaian, Tim Berhasil menemukan keberaadaan pelaku yang ketika itu lagi menulis nomor tebak-tabakan angka sehingga diamankan.

Pelaku diketahui berinisial JP alias Pak Jamar (55), warga Jalan Melati Gg Simalungun, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, kota siantar.

Saat dikonfirmasi wartawan Kapolres Pematang Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih, melalui Kasubbag Humas Polres Siantar, Iptu Rusdi Ahya, Selasa (17/3) sekira jam 20.00 WIB. Membenarkan telah menagamankan pelaku juru tulis (jurtul) togel jenis Hongkong.

“Pelaku diamankan dari lapo tuak milik Jumiran. Petugas juga berhasil mengamankan 1 lembar kertas berisikan tebakan angka, 1 buah pulpen warna biru putih dan uang Rp.100.000 yang merupakan milik pelaku didapat dari dalam kantong celananya,” imbunya.

Ditambahkannya, saat ini pelaku sedang meringkuk di rumah tahanan polisi (RTP), Polres Siantar.

“Barang bukti dari pelaku, sudah diserahkan ke piket Sat Reskrim untuk dilakukan proses selanjutnya. Dia dikenakan pasal 3O3 KUH-Pidna junto Undang-undang No.7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian,” tutupnya.

Terpisah salah seorang warga yang berhasil diwawacarai wartawan, Selasa malam, menyebut sangat berharap Sat Reskrim Polres Siantar untuk menuntaskan kasus perjudian di wilayah Kota Pematang Siantar.

Rian Girsang mengatakan, selama ini Polres Pematang Siantar hanya berhasil menangkap sekelas Jurtul saja. Namu bandar tidak tersentuh.

” Sebenarnya gak guna Jurtul di tangkap, jika Bandarnya langsung baru bisa tuntas”, ujarnya.

Menurut nya, jika Jurtul diamankan ada kemungkinan Bandar nya cari penulis baru. Sedangkan jika bandar diamankan pasti Perjudian itu berhenti, ungkapnya.

” Maunya yang di tangkap itu Bandar berinisial Jo dan Ru lah bang. Jangan cuman Jurtul nya aja,’ tutup Rian (Mag-03)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button