Berita

Perut Kian Membesar, Ibu Ini Butuh Bantuan

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Nur Haini Simanungkalit (52), warga Jalan Rajawali, Lingkungan V, Kelurahan Aek Habil, Sibolga Selatan, kini hanya bisa merintih kesakitan. Perutnya kian membesar. Karena terkendala biaya, ibu dari 6 anak ini pun tak dapat melanjutkan perobatan.

Saat di temui di kediamanya selasa (15/10/2019), keadaan Nur Haini Simanungkalit sangat memprihatinkan.

Suaminya Esman Marbun (54) mengatakan, penyakit yang diderita wanita yang kesehariannya berjualan di Pasar Ikan Jalan Balam Kota Sibolga itu sudah berlangsung selam lima bulan, atau terhitung pertengahan bulan puasa lalu.

Menurutnya, awal timbul penyakit yang diderita istrinya itu dimulai dari pembengkakan pada lambung. “Setelah lambung, kemudian ulu hati terasa perih. Lalu susah untuk makan dan buang air besar sejak mulai sakit. Bisa dikatakan istri saya tidak pernah buang air besar,” ungkap Esman.

Mengetahui sakit yang diderita sang istri, Esman langsung membawa Nur Haini berobat ke Rumah Sakit Kota Sibolga. Setelah diperiksa di rumah sakit, Nur Haini kemudian dirujuk ke RS H Adam Malik di Kota Medan.

“Setelah sampai di Rumah Sakit Adam Malik, istri saya diperiksa. Lalu diketahui terjadi pemecahan cairan di dalam usus dan harus ditangani dengan serius oleh pihak rumah sakit. Kita merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Kartu Indonesia Sehat (KIS),” terang pria yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan ini.

Namun menurutnya, ada hal sangat penting juga yang dibutuhkan mereka. Yakni biaya untuk kehidupan sehari-hari di Kota Medan. “Hal itulah yang membuat saya tidak sanggup lagi melanjutkan perobatan. Karena keluarga yang menjaga di sana juga butuh biaya hidup. Makanya saya bawa lagi istri saya pulang ke Sibolga,” tukasnya.

Esman yang saat itu mengelus pipi istri di hadapan anak-anaknya berharap mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Sibolga, juga dari masyarakat Sibolga-Tapanuli Tengah yang bermurah hati.

Sementara Nur Haini yang sempat diajak wartawan bicara mengeluhkan sakit yang dideritanya. “Aduh… Panas… Panas! Sakit rasanya seluruh badan ini. Seperti ada yang menggigit-gigit.”

Menurutnya, ia merasa seperti ada yang menggerogoti tubuhnya selama mengalami sakit.

Lurah Aek Habil, Gonggom Parulian Hutagalung kepada wartawan mengatakan ikut merasa prihatin dengan kondisi yang diderita Nur Haini Simanungkalit. “Insya Allah akan kita usahkan untuk mengajukan permohonan terhadap Pemerintahan Kota Sibolga dan akan kita adakan aksi sosial menggalang dana demi meringankan beban yang diderita keluarga Nur Haini Simanungkalit ini. Saya selaku lurah mengharapkan kerjasama seluruh masyarakat agar kita dapat meringankan beban hidup yang diderita keluarga Nur Haini Simanungkalit,” ujar Gonggom. (mag-01)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button